terimakasih dunia

terimakasih dunia

  • WpView
    MGA BUMASA 311
  • WpVote
    Mga Boto 103
  • WpPart
    Mga Parte 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Mar 30, 2025
Tania kartika Mayrani, remaja dengan sejuta luka yang ia dapatkan dari keluarga, sahabat bahkan dari kekasih nya. "hiks, kenapa kehidupan aku kaya gini?, tuhan. aku gak kuat buat bertahan" terdengar isakan dari arah balkon kamar. "aku masih sayang sama papa. apa aku salah masih berharap kalau mereka bakal sayang sama aku? walau dunia gak suka sama aku?" tanya tania kepada seseorang yang di hadapannya itu. "tapi lo gak perlu segini nya tan, lo bisa nyelakain diri sendiri" akan kah keinginan tania untuk di hargai di keluarga nya akan terlaksana? atau mungkin hanya akan jadi sebuah khayalan kecil untuk tania? ikuti terus yuk, jangan lupa vote (yang bentuk bintang itu loh) dan komen.
All Rights Reserved
#132
fajri
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Bawa Aku Pulang
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • the other side
  • ALLIANCE
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • Black Code (Lima)
  • Azora [R e v e n g e] Revisi✔️

"Keluargamu adalah penyebab dari semua insiden ini, dirimu dan keluarga kesayanganmu hanya mementingkan kepentingan pribadi kalian tanpa memikirkan orang lain, mata kalian sudah dibutakan oleh ketamakan". Emosi Dean sudah tidak tertahankan, air mata keluar membasahi sebagian wajahnya yang lusuh, bersamaan dengan beban pikiran yang selama ini dia hadapi. "Apa yang kau katakan Dean? bukankah kita sudah saling mengenal, kau tau bahwa aku tak seperti itu" "Diam, kau tau? kau tak pantas untuk berbicara padaku, bahkan setelah semua hal yang sudah aku lakukan untukmu, ini yang kau lakukan untuk membalasku?". Dean memalingkan mukanya, dia tidak tahan melihat muka meminta belas kasihan perempuan di depannya. Dean langsung berbalik badan dan pergi meninggalkan perempuan itu sendirian tanpa menoleh ke belakang sedikit pun. Hujan yang awalnya hanya mengeluarkan rintik rintik airnya, tiba tiba seakan-akan mengeluarkan badai yang menggilas semua hal yang dilewatinya. Sesosok perempuan duduk termenung di tengah hutan, sedang menangisi apa yang baru saja menimpanya barusan. "Tidak tidak, aku tidak boleh seperti ini, aku harus memperbaiki semuanya, aku tidak sendirian, Dean pasti akan kembali padaku, semoga saja".

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman