ABIMANA SATYA

ABIMANA SATYA

  • WpView
    Membaca 503
  • WpVote
    Vote 44
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 14, 2026
"Kalian ngapain?" Kedua adam dan hawa yang saling berlaga kasih serempak menoleh ke sumber suara. Nampak terkejut hingga sekian detik kemudian saling memangkas jarak. "Ma, ini nggk seperti yang mama pikir." Gadis itu bergegas menghampiri wanita yang berstatus ibunya itu. "Kalian berdua kelewatan," wanita paruh baya itu nampak menggelengkan kepalanya heran. Detik berikutnya menatap laki-laki yang merupakan putra dari kakak perempuannya. "Nggak habis pikir tante sama kamu Satya!" Laki-laki itu nampak panik, mulai megacak rambutnya dengan frustasi. "Tante salah paham. Ini nggak seperti yang tante liat, kami-" Belum selesai laki-laki itu bicara. Wanita paruh baya itu nampak mengisyaratkan dirinya untuk berhenti. "Besok tante ke rumah kamu, kita urus pernikahan kalian!" kemudian wanita itu berbalik badan meninggalkan kedua adam dan hawa yang langsung membeku, mencoba mencerna kembali dengan baik kata demi kata yang di dengar barusan. PERNIKAHAN!? Sebuah hubungan yang sama sekali tidak pernah terlintas di pikiran mereka sebelumnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TITIK AKHIR.
  • Aku, Kamu, Yang Beda. [On Going]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • BarraKilla
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bayi Dosenku 2
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • ZiAron [END]

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan