We'll Meet Again

We'll Meet Again

  • WpView
    LECTURAS 669,646
  • WpVote
    Votos 14,744
  • WpPart
    Partes 69
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, ago 2, 20248h 58m
First Book! 17/9/2023 - 13/7/2024 FaliqXMalissa "Aku akan pastikan, setiap langkah kau keluar daripada rumah ini kau akan dipenuhi dengan bayangan aku. Dan setiap tempat kau pergi aku akan hancurkan satu persatu.. " Tertahan nafas Malissa mendengar. "...Dan setiap manusia yang ada hubungan dengan kau, aku akan cari untuk aku buat hidup mereka merana..." Faliq mendekatkan bibirnya pada tepi telinga Malissa. "Bila aku cakap setiap manusia, aku tak kisah tua, muda atau budak. And if you touch the kids because you think they're cute... Aku akan cari diaorang juga..." Bisik Faliq diselit nada ugutan pada ayat itu. Sengaja dia tidak menghabiskan ayat itu untuk membuatkan Malissa berasa takut dengan ugutan nya itu. Malissa tidak bodoh untuk memahami maksud tersirat di sebalik ayat itu. Faliq berdecit sinis melihat Malissa merenung nya tajam seakan-akan ingin membunuh dirinya. "So, Malissa try run from me. I dare you." *light conflict* *Mature content* TURN OFF YOUR BRAIN WHILE READING THIS!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pelangi Setelah Hujan
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • ESCAPE: Tale of Obsession and Longing
  • 𝐒𝐡𝐞'𝐬 𝐌𝐲 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 { 𝗢𝗚 }
  • 1|| ECEY I: Toxic Love ©️
  • Saat Takdir Memilih [C]
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Shanarqie

"Barangkali, penantian itu tidak akan pernah sampai karena kau yang tidak akan kembali dan aku yang pelan-pelan mati." -Dineshcara Elakshi. Pada hakikatnya, kita semua adalah makhluk Tuhan yang pasti memiliki masalah hidupnya masing-masing, tentunya berbeda dengan satu dan yang lainnya. Begitu pun dengan Dineshcara yang tetap menjalani hidup di kala raganya yang perlahan mati. Semangat hidupnya tak lagi sama sejak sang kekasih pergi meninggalkannya untuk selamanya. Harapnya tak pernah hilang untuk mendambakan kekasihnya kembali. Ikhlasnya bohong lantaran Dineshcara merasa semuanya akan berjalan seperti semula. Gadis itu tidak pernah benar-benar ikhlas melepas seseorang yang telah menjadi rumahnya selama hampir sembilan tahun. Pekerjaannya saat ini menuntutnya untuk selalu profesional dan mampu mengelola emosi dengan baik. Mungkin, Dineshcara mampu melakukannya. Tapi, bukankah selalu ada satu dari sepuluh orang yang tidak mempercayainya? Dia, lelaki jangkung bertubuh tegap yang tidak pernah yakin Dineshcara mampu melakukan itu semua. Di antara keduanya pun sama sekali tidak ada persaingan dalam pekerjaannya, lalu apa alasan laki-laki itu tidak mempercayai Dineshcara?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido