Menunggu Cahaya Cinta

Menunggu Cahaya Cinta

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 1, 2024
Aya adalah seorang wanita jomblo berusia 30 tahun yang sedang menunggu hilal cinta. Suatu hari dia tiba-tiba ditugaskan untuk dinas diluar kota oleh perusahaannya. Ditempat barunya, dia bertemu dengan Ahmad, seorang pemuda di tempat Aya bekerja. Aya yang notabene merupakan seorang wanita yang baru saja hijrah, dipertemukan dengan Ahmad, seorang pemuda tampan, muda dan cerdas. Apa yang akan terjadi dengan kisah mereka? akankah penantian jodoh Aya akan berakhir dengan Ahmad ?
All Rights Reserved
#165
cahaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • ALGHAFIR [TAMAT]
  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Andai Di Surga Ada Cinta
  • Caraku Mencintaimu Disetiap Doa Ku
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • Hijrah Dan Hadiah
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines