Hallo, Kak Diandra?

Hallo, Kak Diandra?

  • WpView
    Reads 177,359
  • WpVote
    Votes 9,321
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ditengah keruwetan Diandra Sarayu dalam mengerjakan skripsi yang selalu membuatnya menangis setiap hari akibat harus revisi terus. Sampai membuat makannya tidak enak dan tidur pun tidak nyenyak. Muncul seorang cowok bernama Daffa Abirama Hestamma membawa cinta pada Diandra yang tengah kesulitan senyum akibat skripsi nya yang tak kunjung rampung itu. Cowok yang masih duduk di bangku SMA itu gencar sekali mengobrak abrik hati Diandra yang usianya 3 tahun diatas cowok itu. Mampukan Daffa si brondong manis itu menjerat Diandra yang pasif dalam hal percintaan untuk menjadi kekasihnya? Akankah Diandra yang susah membuka diri untuk menerima orang baru di hidupnya terjerat oleh pesona Daffa si brondong tengil itu? PERATURAN MEMBACA CERITA INI ( WAJIB) !!!! 1. HARUS FOLLOW AUTHOR NYA. 2. HARUS MENINGGALKAN JEJAK BERUPA VOTE DAN COMENT. 3. SHARE KE TEMEN, SAHABAT, PACAR, GEBETAN, CRUSH, MANTAN, MUSUH, ENAK BAPAK, NENEK KAKEK, TETANGGA, DAN SELURUH ORANG YANG ADA DI MUKA BUMI INI.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEPINCUT BRONDONG
  • [Badass #2] Hot Guest ✔
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • The Real Boyfriend
  • N E R D [END]
  • Hallo, Kak Diandra?
  • Orange's || Season 1 [Completed]
  • RadenRatih
  • where our hearts meet

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines