KALBU
  • WpView
    Reads 440
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jun 26, 2024
Aida Zeana Uzma seorang gadis yang berhasil pulih dari gangguan jiwa usai kehilangan kekasih yang sangat ia cintai lalu apakah zeea dapat melanjutkan hidup nya dalam keadaan normal kembali ? go to read jangan lupa tinggalkan vote dan komen kalian sebagai dukungan untuk author "cukup cintai tulisan nya jangan penulis nya" start : 24 Agustus 2023 finish: ig Author @tia.septiani_09 ig wp @wattpad_09
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qanita
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Cinta Terpendam [TELAH TERBIT]
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • AL-FATH (half of novel DEBU)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Tertulis Dalam Doa
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Psikopat Digital? [End]
Qanita

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita jalan masing-masing dan jangan ganggu aku lagi!" Qanita Zaura Nindya, gadis berusia 20 tahun itu mematung, seluruh tubuhnya seakan kaku. Qanita berusaha untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar. Apakah itu hanya ilusi? Seseorang yang dulu sangat mencintainya dan selalu bersamanya, kini dengan santai mengucapkan kata perpisahan. "Dit, aku bisa jelasin semuanya. Apa yang kamu lihat ini salah." Qanita berusaha untuk mencegah langkah lelaki itu sekuat tenaga, tentu dengan air mata yang tidak bisa berhenti keluar dari pelupuk mata. "Raditya Evansyah. Aku mencintaimu!" Suara Qanita begitu lantang mengucapkan kata cinta kepada lelaki yang kini meninggalkannya. Namun lelaki itu tidak memedulikannya sama sekali, ia terus berjalan tanpa beban. Pantaskah Qanita menangisi lelaki seperti itu? Pantaskah dia mempertahankan cinta yang hanya menimbulkan luka? Saat Qanita sudah hancur, semua yang ada di angannya pun hilang, lenyap begitu saja. Bagai mimpi tapi ini nyata! Kepingan indah kini berserakan tak ada harganya, bagaimana Qanita bisa menyatukan kembali mimpi itu dalam genggaman rida Allah. Hancur adalah titik paling menyakitkan dalam hidup! Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- Start 17 November 2019 Finish --

More details
WpActionLinkContent Guidelines