Story cover for FREAKY NEIGHBOR  by Tiaraits_
FREAKY NEIGHBOR
  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado ago 24, 2023
Contenido adulto
Entah dosa apa yang Naya telah perbuat sampai dengan teganya Tuhan menurunkan makhluk dengan spesies langka seperti tetangga barunya itu, setelah kehadiran manusia aneh yang sialannya juga bersikap sangat otoriter, hidup Naya jadi semakin rungsep saja rasanya.

Tak ada hari tanpa gangguan makhluk halus itu, yang dengan modusnya selalu minta pertolongan, dan dengan seenaknya masuk di kehidupan Naya dengan mudah. 

Laki-laki yang sangat manipulatif, terkadang dia bisa jadi seperti manusia biasa, terkadang menjadi pemaksa yang tak menerima kata penolakan, dan terkadang juga seperti anak kecil yang butuh perhatian. Entah ada berapa sifat yang dia punya, Naya bahkan tak dapat mengenali sifat asli laki-laki itu.

Entah arimana datangnya jenis manusia seperti itu, Naya hanya berharap semoga hidupnya bisa kembali seperti awal lagi, tanpa paksaan, tanpa tekanan, dan tanpa gangguan.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir FREAKY NEIGHBOR a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
The Ducibella 【End】 de dailymeeee
33 partes Concluida
"Bisa gak berhenti ngerokok?" Suara Lea terdengar ringan, tapi sorot matanya menyimpan keteguhan. Alfan berdiri menyandar di motornya, satu tangan memegang rokok, asap melayang malas di udara. Tatapannya turun pelan ke arah Lea, seperti sedang menilai apakah pertanyaannya layak dijawab. "Gak." Jawabnya singkat, datar-tapi justru itu yang bikin suara itu terdengar dalam dan berbahaya. Lea menghela napas. "Bisa, kalau lo mau." Alfan tertawa kecil, bukan karena lucu. Lebih ke tawa dingin, berbahaya, kayak singa yang diganggu pas lagi malas. "Masalahnya," katanya sambil membuang rokok ke tanah, menginjaknya perlahan dengan sepatu, "gue gak pernah punya kemauan buat berhenti dari sesuatu yang nikmat." Lea menatapnya, masih mencoba logika. "Terus lo maunya apa?" Alfan maju. Satu langkah. Dua langkah. Sampai Lea harus mendongak. Sampai napasnya kehabisan ruang. Tangan cowok itu naik, menangkup tengkuk Lea, kuat, tapi gak kasar-lebih ke 'lo gak akan bisa kabur sekarang'. "Maunya?" bisik Alfan, dekat banget. Nafasnya panas, suaranya rendah dan dalam. "Your Lips." Lea menelan ludah, tubuhnya menegang. Tapi dia gak bergerak, gak bisa. "Gue berhenti ngerokok... kalau setiap malam bisa candu sama lo." Alfan mendekatkan bibirnya ke telinga Lea, napasnya mengiris kulit. "Kalau tiap kali gue pengen rokok, gantinya lo yang gue isep." Bisikannya brutal. Jelas. Tanpa sensor. Lalu dia mundur pelan, tapi sorot matanya masih mengunci Lea. "Deal?" ...... Content warning(s) : alcohol; smoking; harsh words; dirty jokes; dirty pick up lines; intimate skin contact; kissing, etc Cover by Pinterest
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Mine, No Exit (END) cover
Lembayung di ujung Senja cover
LOVER cover
OBSESSION cover
The Ducibella 【End】 cover
Oh, My Sugarman cover
Menolak Jadi Janda (END) cover
Kumpulan Novelet Romansa (one shoot) cover
Jandanya Raksa cover

Mine, No Exit (END)

54 partes Concluida Contenido adulto

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.