GANCET DIGUNUNG LAWU

GANCET DIGUNUNG LAWU

  • WpView
    Reads 2,830
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 3, 2023
Kami berjalan kurang lebih satu jam menyusuri hutan, namun semakin dalam kami berjalan setapak jalan pun mulai hilang tergantikan oleh rerumputan tinggi, hingga akhirnya jalan pun berujung di sebuah jurang yang membuat kami kaget, jika kami tak hati-hati kami bertiga bisa saja jatuh ke dalamnya. Setelah selesai beristirahat, kami pun melanjutkan perjalanan kembali menuju persimpangan awal, meskipun lelah kami terus jalan tanpa henti, sebab kami sangat ingin kembali. Tak lama setelahnya, kami pun sampai di persimpangan, sapu tangan bagus masih terikat dengan kuat di dahan pohon yang ada di persimpangan. Kami pun kemudian mengambil arah kiri, kami harap jalan yang kami ambil kali ini benar. Kami pun berjalan cukup lama, hingga akhirnya kami sampai di sebuah batas hutan yang sangat lebat, bahkan hutan tersebut sangat sulit untuk di terobos, kami yakin di sana pun masih banyak hewan buas berkeliaran yang bisa kapan saja menerkam kami bertiga, kami benar-benar di titik pasrah akan hidup kami. Doa tak putus kami panjatkan, hingga tak lama setelahnya muncul sebuah keajaiban, di tengah keputusasaan kami melihat bayangan adi dan ani menghampiri kami, mereka kemudian melambaikan tangannya dengan begitu halus seakan memberikan isyarat. Awalnya ragu akan isyarat yang mereka berikan, sebab terakhir kali kami mengikuti langkah mereka, kami tersesat di kampung ghaib yang sangat menyeramkan. POWERED BY : RUANG DIMENSI WRITER : ALIN AMBARWATI BUDAYAKAN MENGHARGAI SEBUAH KARYA SESEORANG #SHARE CERITA WAJIB CANTUMKAN NAMA POWERED BY : RUANG DIMENSI #DILARANG KERAS MEMBAWAKAN CERITA INI DI PLATFOM MANAPUN TANPA IZIN (JIKA ADA YANG MELANGGAR MAKA AKAN ADA KONSEKUENSI YANG AKAN DI TERIMA MENGENAI HAK CIPTA)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wanita Berkerudung Bergo Panjang Merah Marun
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • SINDORO ( PENCARIAN TERAKHIR)  BASED ON TRUE STORY  5 BAB
  • WARISAN
  • Gunung Kematian (TAMAT)
  • TRAPPED : "The Runic Forest" (2013)
  • DIA DANIA
  • Menanti
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • Hidup di Dalam Bayangan

Dan wanita berkerudung bergo panjang merah marun yang begitu hidup di alam imajinasiku itu lambat laun mulai merubah kepribadianku. Ku tinggalkan pekerjaan beserta semua fasilitas yang kudapatkan saat itu. Saat ini aku begitu menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan harimau. Entah sudah berapa banyak literatur tentang harimau sumatera dan segala sesuatu yang berhungan dengan legenda manusia harimau telah kubaca. Aku terus berjalan, membelah rimba raya yang saat ini telah berganti nama menjadi pemukiman dan perkebunan. Diantara batang-batang kelapa sawit yang menjulang tinggi, di banyak kampung dan dusun-dusun yang baru singgahi. Aku terus bertanya dimana wanita berkerudung bergo pan-jang merah marun dan dua anaknya berada. Aku tak lagi memperdulikan tatapan mata orang-orang yang melihat aneh ke arahku. Ditengah an-caman kehilangan habitat karena daerah sebarannya seperti blok-blok hutan dataran rendah, lahan gambut dan hutan hujan pegunungan terancam pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan komersial, juga perambahan oleh aktivitas pembalakan dan pembangunan jalan. Di tengah habitatnya yang semakin sempit dan berkurang, aku seperti melihat wanita berkerudung bergo panjang merah marun menatap sayu ke arahku. Dari mata wanita berkerudung bergo panjang merah marun itu, aku seperti melihat harimau Su-matera memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia, dan seringkali mereka membunuh atau dibunuh hingga ditangkap karena tersesat memasuki daerah pedesaan atau akibat perjumpaan yang tanpa sengaja dengan manusia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines