GULANA
  • WpView
    Leituras 50
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, abr 4, 2024
Dua jiwa bertukar raga, Fey tidak menyangka jika menjadi Frey akan sesakit ini. Dia tidak tahu menjadi Frey akan terasa sesepi ini, ia pikir adiknya itu hidup bahagia seperti dia menikmati masa mudanya dengan segala yang mereka punya. Tapi ternyata Fey salah, adiknya menderita, sendirian, dan terjebak dalam kegelapan. Andai saja sore itu mereka tidak terjebak hujan dan berteduh di gubuk tua, mungkin Fey tidak akan sadar jika ia sudah begitu kejam. Semua kebahagian yang ia punya adalah luka bagi adiknya. Bulan purnama dengan sinar kebiruan memancar ke dalam sebuah sumur di dalam gubuk tempat mereka berteduh. Tubuh Fey jatuh ke dalam dinginnya air, ia tergagap mencoba mencari pegangan. Bersama adiknya, dalam kesunyian malam di temani hujan. Dibawah sinar bulan purnama yang terang, jiwa mereka bertukar. "Bagaimana rasanya menjadi aku kak? Apa kau merasa sesak? Itulah yang aku rasakan sejak dulu, aku harap kau dapat menikmatinya. Hanya sesaat setelah itu kita akan bebas."
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • Kita Dan Bulan Februari [TERBIT]
  • The Dark Side(END)
  • Memories in Moon
  • A R S E A N A
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Tentang Waktu (End)
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • LIGHT

Sebuah Fenomena tiba-tiba menghancurkan sebuah kota dalam waktu singkat. Mungkin sebuah fenomena bisa menghancurkan semesta. Namun, tidak dengan persahabatan mereka. "Mau berjanji? Kita akan menjadi saudara yang saling menjaga, melindungi, menyayangi, memberikan kebahagiaan. Menjadi obat bagi salah satu yang terluka diantara kita dan melalui semuanya bersama sama." "Kita udah melalui semuanya sama sama. Masuknya kita ke kota ini. bukanlah akhir dari segalanya, justru mungkin ini adalah awal yang harus kita lewati bersama sama." Cinta dan kasih yang mengeratkan mereka. Namun, nyatanya semesta bukanlah musuh utama. Melainkan dendam yang mengubah segalanya hingga tuhan menarik kembali perlindungannya. Mereka bukanlah 9 Raga, melainkan 9 jiwa. "Raganya mungkin tak di sini, tapi jiwanya tak pernah pergi." Kesalahan tanpa sengaja menyematkan dendam terdalam di hati manusia. Tak ada yang tau bagaimana dendam itu bekerja hingga mematikan akal sehat dan menggelapkan mata manusia. Merenggut dunia dari banyak jiwa. Kebahagiaan yang sirna, tak ada lagi rasa aman dalam hati mereka. Semua berubah menjadi derita dan penyesalan sepanjang masa. Petualangan bukan sebatas selamat dari bencana, tapi juga bertahan hidup setelahnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo