Mencuri Benih Mantan

Mencuri Benih Mantan

  • WpView
    LECTURAS 894
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 20, 2023
Daniel Wiratama, seorang playboy menerima tantangan untuk mencari salah satu gadis paling cantik namun sombong di sekolahnya, Abigail. Pria itu berhasil merayu Abigail dan memenangkan taruhan. Setelah itu dia mencampakkan Abigail begitu saja. Daniel tidak menyangka jika sepuluh tahun kemudian Abigail menuntut balas. Wanita itu mencuri benihnya untuk bisa hamil dan menghancurkan rencana pertunangan Daniel dengan Diana, saudari tiri Abigail. Namun Abigail tidak tau jika yang dihadapi saat ini bukanlah Daniel si playboy dari sepuluh tahun lalu. "Bayi kamu itu, benar Anak Daniel atau bukan?"
Todos los derechos reservados
#611
playboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • All in Good Time
  • Diano Dan Aila
  • Bukan Pangeran Diponegoro (✔)
  • Istri Mudaku
  • Daniel Owns Me
  • Bad Love (Ketika Aku Tak Lagi Percaya Dengan Cinta)
  • One Month from Alea
  • Autumn In The Cry

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido