SERAPHIC

SERAPHIC

  • WpView
    Reads 1,455
  • WpVote
    Votes 499
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 21, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Cantik, pintar dan kaya. Namun, menjadi korban pembulian? Ya, itulah Liona Valisha. Seorang gadis yang terlihat sempurna di luar, tetapi menyimpan luka cukup dalam di hatinya. Kenyataan bahwa dia memiliki segala membuat Liona dibenci oleh banyak siswi di sekolahnya. Tiada hari tanpa cacian, hinaan dan kekerasan dalam harinya di sekolah. Meski sudah melapor, Kepala Sekolah enggan untuk menghukum sang pelaku setelah mendapat uang tutup mulut. Terlebih lagi, orang tuanya juga tidak terlalu peduli dengan nasibnya di sekolah. Yang mereka pedulikan hanyalah pekerjaan dan karir mereka sendiri. Padahal di sini, dia mati-matian belajar agar orang tuanya mau memberi sedikit saja perhatian mereka. Namun apa daya, seluruh usahanya ternyata hanya sia-sia saja. Keluarganya yang sudah renggang kini hampir hancur karena orang ketiga. Di tengah-tengah rasa sakitnya, seseorang tiba-tiba datang dalam hidup kelamnya. Membawa Liona dari dasar laut ke atas permukaan dan merengkuhnya dalam kehangatan yang tak pernah dia dapatkan selama ini. Azkara Samudra, pemuda yang berhasil menyentuh hatinya. Orang pertama yang berhasil menyembuhkan lukanya. Sekaligus penyebab luka itu kembali terbuka dan bahkan lebih parah dari sebelumnya.
All Rights Reserved
#225
pembulian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAMUDRA ✓
  • Blue and Gray [End]
  • Tersisihkan ✓
  • Nathina (Sudah Terbit)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Juan [REVISI]
  • Kesedihan seorang Aira
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]

[MINIMAL VOTE LAH KALO BACA] Samudera Gaisendra, pemuda yang sangat mengharapkan kasih sayang kedua kakak kembarnya. Dia memang mendapatkan kasih sayang penuh dari kedua orangtuanya, namun tidak dengan kedua kakaknya. "Lo itu pembawa sial! Gue ngga bisa dapetin adik cewek karena lo!" -Keano Gaisendra "Mati aja sialan!" -Reano Gaisendra Ucapan seperti itu sudah seperti makanan sehari-hari bagi Samudera, pastinya tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya. Keano dan Reano hanya akan melancarkan aksinya bila tak ada orangtuanya. Bagaimana sayangnya kedua orang tua mereka pada Samudera itu benar-benar menjadi alasan mengapa Keano dan Reano tambah membenci Samudera. Samudera hanya bisa menerima kenyataan bahwa kedua kakaknya sangat membencinya, bahkan mengharapkan kematiannya. Jika bisa, ia tak mau dilahirkan jika ujungnya seperti ini. Ia juga tak berharap sang bunda tak bisa hamil lagi setelah melahirkannya. Siapa yang bisa mengelak takdir? "Maaf ayah bunda, Samudera sayang kalian." ____________________________________________________________ "Adik kecil, apakah ada yang sakit?" Cerita murni dari otak mungiel ku, bila ada kesamaan alur ataupun scene itu ketidaksengajaan. Kepo? Cuss baca! Pict📍 : pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines