Walk Away

Walk Away

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 7, 2023
Menjalani tahun ketiga, antara Airin dan Dewa semakin jelas jarak yang tercipta antara keduanya. Airin dengan segala keyakinannya terhadap Dewa berharap bahwa kecanggungan antara keduanya hanya berlangsung sementara. "Rin, kejadian kemarin bikin aku sadar kalau kamu bener. Masalahnya emang ada di aku. aku minta maaf, tapi aku udah nggak bisa lanjutin hubungan kita." Nyatanya setelah tiga tahun bersama, segala perasaan penuh bahagia yang pernah ada berakhir. Dewa memilih menyerah pada hubungannya. Menyerah pada Airin. Setelah tiga tahun bersama, nyatanya mereka harus kembali melangkah namun ke arah yang berbeda.
All Rights Reserved
#717
hate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stranger | Orine
  • Wachten / Menunggu [Selesai]
  • Lalu, aku ini siapa? [COMPLETE]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Setelah Perpisahan
  • RION IS MY MANTAN!
  • Kembali [COMPLETE]
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?

Saat dua orang pernah begitu dekat, berbagi tawa dan juga cerita, tetapi seiring berjalannya waktu, jarak menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Tanpa disadari, hubungan itu perlahan terkikis oleh kehidupan yang terus berjalan. Keheningan yang canggung saat berpapasan, atau bahkan upaya menghindari satu sama lain, hanyalah konsekuensi alami dari sebuah kedekatan yang tak lagi memiliki tempat. "Berharap ada persimpangan yang kembali mempertemukan kita, bukan suatu yang salah kan?"-Erine. Pada akhirnya, hanya sebuah harapan yang tersisa, berharap pada takdir yang pernah menjauh kan untuk kembali mendekatkan. "Aku berhenti, disaat kamu masih berjalan di arah yang sama" -Oline.

More details
WpActionLinkContent Guidelines