Nothing but You

Nothing but You

  • WpView
    Bacaan 931
  • WpVote
    Undian 55
  • WpPart
    Bahagian 23
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Apr 2, 2020
Menjadi seorang cewek yang berprinsip tegas, tampaknya mempersulit kehidupan cinta seorang Violeta Quinsha. Rencana perjodohan dari Mama dan teman lama Mamanya ditolak mentah-mentah oleh Violeta. Baginya sekarang adalah dunia modern dan ia mampu memilih pacar yang pas buatnya. Tapi kemudian, takdir membawanya untuk mengetahui secara tidak langsung tentang cowok yang hendak dijodohkan dengannya, Lionel Hardy. Cowok yang dewasa, smart, berkharisma, dan humoris. Cowok yang benar-benar sesuai dengan tipe cowok idamannya. Violeta mulai mencari tahu tentang siapa sebenarnya cowok ini melalui twitter dan facebook. Dan setelah beberapa minggu, pandangannya berubah. Ia mulai jatuh hati dengan cowok yang belum dikenalnya ini.
Hak Cipta Terpelihara
#29
novels
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • The Blooming Lady [completed]
  • Di Balik Pesona yang Menyiksa
  • Only You
  • (End)Violet And Her Memories
  • Sorry if Im Late to Love You
  • Viona & Viola
  • Spike !!! (JKT48 Gen 12 FANFICTION)
  • MUSUH GA SELAMANYA NYEBELIN
  • VACATION to your heart

"Katakan padaku bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang bahkan tak pernah mencoba mencintaimu kembali?" Liana tak pernah bermimpi menjadi istri dari lelaki yang menatapnya seperti beban. Ia hanya gadis biasa, yang jatuh terlalu dalam pada laki-laki yang patah dan tak ingin diperbaiki. Pernikahan mereka tak dibangun dari cinta, tapi dari kesunyian yang tak diucapkan, dari janji-janji yang tak pernah dibuat, dan di dalam rahimnya, tumbuh seorang anak yang mungkin tak pernah dirindukan ayahnya. Di balik keheningan rumah yang dingin, di antara senyum pura-pura dan malam tanpa pelukan, Liana menulis surat-surat untuk anaknya. Ia tahu, dunia tak akan memberinya bahu untuk bersandar tapi ia ingin sang anak lahir dari seorang ibu yang pernah mencintai sepenuh hidup, meski dicintai tak pernah jadi bagiannya.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi