HEALER  ||  OC x Draco

HEALER || OC x Draco

  • WpView
    LECTURES 8,148
  • WpVote
    Votes 827
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juin 19, 2025
"Gervais Loxias, just call me Eva." Gervais Loxias (Eva) bukanlah penyihir biasa. Ia adalah satu-satunya pewaris dari keluarga Loxias, sebuah nama kuno yang nyaris dilupakan zaman, namun masih bergema dalam bisik-bisik di antara para penyihir tua. Keluarga netral tertua yang telah berdiri bahkan sebelum terbentuknya "Dua Puluh Delapan Keluarga Suci",. Loxias dikenal akan kekuatan penyembuhan, penguasa mantra pelindung, dan warisan langka: kemampuan untuk berbicara dengan binatang serta makhluk mitologi yang telah lama menghilang dari dunia sihir. Bahkan Kau-Tahu-Siapa, dalam seluruh ambisinya, memilih untuk tidak mengusik garis keturunan ini. Eva dengan rambut seputih salju dan kulit pucat nyaris transparan, berjalan di antara dunia dengan keheningan anggun yang memikat. Sedikit darah Veela mengalir dari garis ibunya, namun pesonanya bukanlah yang membakar, melainkan menenangkan. Senyumnya membawa rasa damai yang tak bisa dijelaskan, seolah dunia tak seburuk yang terlihat. Ketika surat dari Hogwarts tiba, ia tak hanya melangkah ke dunia baru, ia melangkah ke dalam takdir yang mulai bangkit. Di balik dinding-dinding batu kuno dan aula megah, rahasia masa lalu menunggu untuk terungkap. Mimpi-mimpi yang penuh kabut dan bisikan mulai merayap ke dalam malam-malamnya. Makhluk sihir yang biasanya jinak mulai bereaksi tak biasa. Apa arti semua ini? Apa yang sebenarnya tertidur dalam darah Loxias? Dan apa yang akan bangkit ketika waktu yang tepat tiba? Ini bukan hanya kisah tentang Hogwarts. Ini kisah tentang warisan yang terlupakan, kekuatan yang tersembunyi, dan seorang gadis yang tak pernah tahu bahwa namanya ditulis dalam takdir jauh sebelum ia lahir. ~ Warning OOC. ~ Tokoh dan alur milik J.K. Rowling, kecuali OC / MC murni milik author. ~ Terdapat beberapa alur tambahan menyesuai jalan cerita yang author buat.
Tous Droits Réservés
#901
slytherin
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • The Young Lady Black [√]
  • ACCISMUS
  • Twins: A Different Live Year 1
  • Waifs and Strays [Terjemah] ✓
  • 𝕬𝖓𝖓𝖆 𝕻𝖔𝖙𝖙𝖊𝖗 | 𝐓𝐡𝐞 𝐆𝐢𝐫𝐥 𝐖𝐡𝐨 𝐋𝐢𝐯𝐞𝐝
  • Senyum Muggle Yang Mengguncang Malfoy[ X Draco Malfoy]
  • Dragon's Heart [Harry Potter Alternative Universe]
  • MIREVALE; ✔

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu