Beranjak Pulih

Beranjak Pulih

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 30, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah ini bermula ketika aku bertemu dengan seorang manusia yang memelukku untuk pertama kalinya. Dia yang ku kira akhir ternyata awal dari sebuah luka yang payah untuk berakhir. Dulu kami tertawa bersama pada sebuah ruangan gelap nan dingin. Kami tetap hangat karena api yang tetap menyala di tengah-tengah ruangan yang menyedihkan itu. Dia yang selalu berusaha melukiskan senyum padaku. Pada hari yang dingin kami berpelukan pada sebuah ilusi yang hanya ada kami. Sebuah tempat yang tidak ada orang lain bisa menjangkaunya. Namun, semua keindahan itu sirna begitu saja.
All Rights Reserved
#689
psikologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ilusi
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • If we can together
  • Antara Dua Dunia
  • BEHIND THE NOISE : US
  • Bulan Retak di Langit Senja
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Menepi
  • Candala [2]
Ilusi

Terimakasih untuk sebuah kisah masa lalu yang pahit. Kamu harus tau... Aku sayang sama kamu, banget. Bahkan sebelum sahabat aku mencintai kamu, aku sudah mencintai kamu... Aku pilih kamu, karena aku percaya, kamu bisa jagain aku, nyatanya aku salah. Kamu hanya sebuah ilusi yang aku ciptain, semakin aku menginginkannya berada di kehidupanku, maka, kamu akan semakin menghilang, kamu akan semakin pudar, kamu akan semakin menjauh dan kamu akan semakin tiada... Aku sudah kehilangan sahabatku. Dan karena sebuah cinta semuanya hancur, semuanya telah terbakar menjadi abu yang beterbangan. Sahabat, cinta, harapan, kasih sayang, semua hancur! karena keegoisanku, karena kebodohanku dan karena kamu... Aku benci kamu. Dan, satu hal yang perlu kamu tau... Aku sudah berhenti mencintaimu... Aku mohon dengan sangat, jangan ganggu kehidupanku, lagi. Aku sudah melupakanmu....

More details
WpActionLinkContent Guidelines