Suddenly Love

Suddenly Love

  • WpView
    Reads 132,462
  • WpVote
    Votes 6,122
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 28, 2020
(+21) Penuh konten berbahaya *Area wajib follow untuk membuka bab selanjutnya (Hahaha) Christianno Abraham mendadak jatuh cinta kepada Mia. Salahkan saja hujan lebat yang membuat pria adonis itu berpikir yang tidak-tidak kepada Mia. Awalnya Christ hanya menganggap kalau obsesinya kepada Mia hanyalah sementara, sayangnya semakin diteruskan ia semakin kehilangan ketenangannya. Apakah cinta sudah mengetuk sudut hati Christ yang gelap? Bagi Mia, Christ hanyalah seorang atasan yang memiliki segudang harta dan sikap arogan yang berada di atas level normal. Karena sebuah keputusan yang dibuat oleh Mia, ia harus selalu berdekatan dengan Christ yang sangat ingin menguasai dirinya. Ketika tujuannya sudah tercapai apakah Mia akan meninggalkan Christ? Sejak awal mereka adalah dua manusia yang dipertemukan oleh takdir. Akankah takdir membawa mereka ke jalan yang seharusnya atau malah membuat mereka harus bersimpangan jalan? *** Cari tahu jawabannya dalam "Suddenly Love", sebuah kisah cinta yang tiba-tiba hadir dan membuat dua manusia harus membuat keputusan secepat mungkin.
All Rights Reserved
#294
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Kacamata [END]
  • I'm For You, Mr. Russell
  • Ustadz Is My Husband
  • Perfect uncle ✓
  • CINTA YANG NYATA
  • Ikatan Tanpa Pilihan
  • Falling for You - TERBIT
  • DikaRanggi
  • CLBK (Cinta Love Bikin Kesal)  TAMAT
  • SEANNA [ON GOING]

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines