Story cover for ALONE by nazz_yk0
ALONE
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Aug 31, 2023
[ jangan lupa vote!!!! ]

Seorang perempuan berlari mengikuti dua orang yang ada di depannya, ia terus berlari tanpa merasakan lelah. 

"Ayah! Ibu! Tunggu Velo!!" ucap gadis itu sambil menahan tangisannya.

Meskipun Velo berteriak sekencang mungkin, orang tuanya sama sekali tidak menoleh ke arahnya. Mereka berdua terus berjalan tanpa berhenti sedikit pun.

Hingga di ujung pantai, orang tua Velo berhenti sejenak. Mereka hanya terdiam, Velo yang melihat itu terheran dan dia juga ikut berhenti. 

"Ayah..." lirihnya. 

Velo memiliki kesempatan untuk mendekati orang tuanya, dia perlahan memegang tangan kanan ibunya. Namun, hanya dengan mengedipkan matanya, orang tua Velo tiba-tiba menghilang.

Velo sangat terkejut, dia menoleh ke kanan dan kiri namun tidak menemukan orang tuanya. Berlarian kesana, kemari tetap saja orang tuanya tidak terlihat. 

Setetes air mata perlahan keluar dari pelipis matanya, tak kuat menahan rasa sedihnya, Velo menangis sesenggukan.

"Ayah!! Ibu!! Kalian dimana?!" Velo terus berteriak keras mungkin.
"Jangan tinggalkan Velo bu! Velo sendirian!" 

Saat sedang menangis, dari arah belakangnya, ada seorang wanita yang menepuk pundak kirinya. Velo segera menoleh dan melihat siapa orang yang menepuk pundaknya.

Saat akan melihat, tiba-tiba dia terbangun dari tidurnya. Ternyata itu semua hanyalah mimpi buruk Velo.

"I-ibu? Ini ibu?" ucapnya tak yakin saat melihat ibunya yang sedang berdiri di sebelahnya.
"Tentu saja, kamu pikir aku siapa? Pembantu? Sudah, ayo bangun, ibu dan ayah akan pergi ke acara kantor. Apakah kamu tidak ikut?"
"Tidak, aku masih mengantuk," jawabnya sambil menggosok kelopak matanya.

Ibu Velo hanya menggelengkan kepalanya, dia pun berjalan keluar untuk menyiapkan pakaian ayah Velo.

Velo yang sadar pun merasa lega, karna itu hanya mimpi buruknya.
All Rights Reserved
Sign up to add ALONE to your library and receive updates
or
#7kpopfan
Content Guidelines
You may also like
Effort 2 [ Completed ] by deynaraa
16 parts Complete
Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ by trashbeans_
10 parts Complete Mature
"BEKAL buat siapa?" Beomgyu mendongak. Atensinya berpindah dari kotak bekal lucu di atas meja ke wajah ibunya yang mengernyit penuh tanya. Habis, tidak biasanya Beomgyu menghias bekal makan siang sampai selucu ini. Sempat bingung sedetik harus jawab apa, akhirnya Beomgyu menggeleng. "Buat aku. Makan siang." "Tumben." "Makan siang sama Yeonjun," imbuhnya lagi. Alis ibunya sedikit terangkat. "Oh, yang akhir-akhir ini suka numpang Wi-Fi di sini?" "Numpang Wi-Fi sambil ngerjain tugas, Ma. Iya, Yeonjun yang itu." Tak ingin terperangkap lebih dalam oleh ribuan pertanyaan lain dari ibunya yang ia yakini ada, yang ia tahu juga bahwa mata sang ibu sedang mengekorinya dengan curiga, maka Beomgyu segera menyelesaikan aktivitas menghias bekal itu. Ia buru-buru kabur meninggalkan dapur karena salah tingkah, tidak ingin sampai ibunya menangkap gelagat lain yang ia munculkan dengan tidak sengaja. Seperti, misalnya, pipinya yang mendadak jadi merah muda, atau suara degup jantungnya yang seolah bisa menembus rongga dada. Sedapat mungkin ia harus lari dari pertanyaan yang tak ingin ia jawab. Tapi sayang, ibunya selalu lebih cepat daripada apa pun. "Cuma buat makan sama Yeonjun, tapi kok bekalnya dihias sampe seniat itu? Ada apa?" Mati. Apakah ini salah satu tanda ibunya mulai curiga? --- Genre: School-life, Boys Love, Hurt/Comfort, Heavy Angst with Sad Ending Rating: R Trigger warning: Homophobic environment, rejection, character death (tragically), physical and verbal abuse, violence, abandonment.
Selamat Siang dari Pluto [END] ✅ by umbrecella
55 parts Complete
Complete dalam 24 hari ^.^ "Gue capek jadi anak baik." ucap Gladis duduk di motor yang terparkir di arena balap. "Lo anak cewek, abang lo bakal marah liat lo disini." Venus, sang empunya motor berkacak pinggang menatap Gladis. "Emang kenapa kalo gue anak cewek? mereka juga cewek, kenapa gak lo larang juga?" ucap Gladis. "Gladis!" Bukkkk "Venus!!!" pekik Gladis segera turun dari motor Venus dan membantu cowok itu untuk berdiri. "Pulang!!" cowok yang tadi memukul Venus, menarik paksa tangan Gladis. "Lo apa-apaan sih?!! Punya otak gak?!" seru Gladis melepas paksa lengannya dari cowok itu. "Itu Karel kan?" bisik orang-orang yang ada di sekitar sana. "Jauhin dia." Karel menepis tangan Gladis yang masih memeluk lengan Venus yang tadi di bantunya. "Jangan kasar sama cewek." ucap Venus menghentikan pergerakan tangan Karel yang hendak menarik tangan Gladis. "Lo jangan pernah deketin Gladis lagi, atau urusan lo makin panjang sama gue." Karel mencengkram kerah baju Venus. "Karel stop! Venus lo gapapa kan?" seorang gadis datang mendorong Karel. "Brillova lo kenapa kesini?" Venus meraih tangan Brillova untuk menariknya ke balik punggung. "Sekali lagi gue ingetin, jauhin Gladis!" Karel menarik paksa Gladis dari tempat yang di penuhi anak malam itu. >Gladis Nelsaf Anjani Hidupnya adalah kanvas kosong yang hanya boleh dirinya lukis sendiri. Warna-warninya akan tutupi betapa putih hidupnya yang lalu. Dia ingin tunjukkan kehadirannya, ialah sang Pluto yang hilang. >Venus Julian Anak laki-laki yang selalu dikelilingi para gadis cantik. Keindahannya bak Bintang Senja yang selalu dikagumi dari bumi. Ia tidak pernah terbiasa dengan kesendirian. >Karelfian Angkasa Hidupnya luas, namun terlalu sunyi. Ia ingin memberi dan menjadi arti bagi orang lain. Kesunyiannya hanya terlalu senyap untuk di rengkuh, tapi masih cukup ruang di hatinya untuk diisi kehangatan arti cinta. Start : 21/01/2020 End. : 13/02/2020
Apakah aku pembawa sial? by Aisyahrafa05
9 parts Complete
Kisah tentang seorang gadis yang kehadirannya dibenci oleh ibunya sendiri,bahkan ia tidak tau karna apa ibunya sangat membencinya? Dilain sisi ia harus mengalah untuk kembarannya. Dan merelakan kekasihnya Apakah yang akan dilakukan rachelive untuk cintanya? haruskah merelakannya pergi atau sebaliknya? __________________________________ "aku gak habis pikir sama kamu Mila!!" sentak gio yg merasa muak dengan istrinya karena slalu pilih kasih dgn kedua putrinya "gak seharusnya kamu memperlakukan cheli seperti itu!!" sambungnya "putri aku itu cuma chela mas, dia itu cuma anak kamu!!" sontak membuat gio menggeram dgn jawaban istrinya itu "bagaimana bisa ada ibu yg sprti dirimu Mila!, dia sama-sama lahir di rahim mu, darah daging mu sndiri kau bilang bukan ank mu?" gio terkekeh sambil mengingat saat putrinya slalu diacuhkan oleh ibunya sendiri. malang sekali putri satunya itu tanpa mereka sadari ada gadis kecil yg sedang menguping arah pembicaraan kedua orang tersebut, dia adalah cheli seseorang yang jadi topik pertengkaran mereka. "DIA ITU ANAK SIAL MAS!!, gak ada untungnya aku memberi kasih sayang kepada anak itu" sebenarnya ada sedikit tak tega saat bicara sprti itu tapi Mila abaikan. dia tidak boleh mengasihani cheli ceklekkk Dua orang yg sedang di ruangan itu menoleh saat mendengar suara pintu dibuka dan menampilkan anak kecil berumur 7 tahun yang sedang membawa boneka. "maaf tadi cheli gak sengaja lewat dan denger kalian bicara" sambil berusaha membendung air matanya agar tdk jatuh, cheli berusaha kuat menahan tangisnya saat ibunya mengatakan hal yg membuat sangat sakit hati dibuatnya.
You may also like
Slide 1 of 9
Effort 2 [ Completed ] cover
Alisa's Story  cover
INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa  cover
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ cover
Selamat Siang dari Pluto [END] ✅ cover
𝕍𝔼𝕃𝕃𝔸 𝔸ℚ𝕌𝔼ℕℕ𝔸 𝔸𝕌ℝ𝕀𝕊𝕋𝔼𝕃𝕃𝔸 (END) cover
<3 Sepanjang Hidup <3 cover
Apakah aku pembawa sial? cover
mystery of the past cover

Effort 2 [ Completed ]

16 parts Complete

Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22