Selaksa
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 23, 2023
Kenapa? Mengapa? Tenggelam di tengah laut. Cara kerja waktu sudah jelas, semuanya akan berlalu seperti badai, seberapa kuat dan kencang jari mencengkram dengan erat Kesedihan akan berlalu Pun dengan kebahagiaan. Tinggalkan, tinggalkan hal-hal yang selalu membuat mu sakit, dan selalu memberatkan hatimu Lanjutkan hidupmu seperti peristiwa yang merekam banyak kebahagiaan. "Lo gak bisa terus terusan nge stuck di satu orang doang!!" "Tapi lo gak paham, lo gak ngerti, lo gak akan pernah tau kisah gue sama dia yang dimana itu jadi alasan gue untuk terus terusan mencintai dia."
All Rights Reserved
#862
indah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • stranger
  • Titik Yang Benar
  • UNREQUITED LOVE
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Promise
  • REMEMBER 1.0
  • 《This Heart♡》{END}S2 CEK ACCOUNT INI
  • Alena
stranger

Kadang aku bertanya... kenapa seseorang bisa datang begitu indah, lalu pergi begitu tiba-tiba? Kamu pernah ada di sini- di setiap sudut hariku, di sela tawa, di ujung malam, bahkan di detak detak paling pelan hatiku. Kamu pernah jadi alasan kenapa aku percaya bahwa cinta bisa sesederhana saling menunggu dan menyapa. Tapi sekarang... kamu hanya jadi nama yang kutahan di tenggorokan setiap kali aku hampir menyebutmu. Lucunya, semuanya masih terasa hidup. Tempat kita pernah duduk bareng, lagu yang dulu kita nyanyiin bareng, bahkan bunga pertama darimu... masih tersimpan rapi, seakan aku masih menunggumu kembali menjemput waktu yang tertinggal. Aku tahu, kamu mungkin sudah jauh melangkah, mungkin sudah menggenggam tangan yang lain, mungkin sudah melupakan segalanya yang menurutku... tak mungkin dilupakan. Tapi aku? Aku stuck. Bukan karena aku tak ingin pergi, tapi karena hatiku masih berdiri di tempat kamu meninggalkannya. Aku bukan menunggumu kembali. Aku hanya belum tahu, bagaimana caranya berjalan... tanpa membawa kamu dalam setiap langkahku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines