Floraison et Bourgeon ( A Path of Life )

Floraison et Bourgeon ( A Path of Life )

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 18, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Floraison et Bourgeon / Mekar dan Kuncup Sebuah toko bunga yang konon dapat memperlihatkan jalan hidup orang yang membeli bunga di toko bunga itu. Namun, florist disana akan selalu membuat orang tak ingin memperlihatkan jalan hidup mereka. Karena tak yakin apakah orang itu sanggup menerima konsekuensinya atau tidak. Memperlihatkan jalan hidup seseorang adalah hal yang menentang hukum Tuhan, secara alamiah maupun ilahiah jalan hidup tidak akan bisa diperlihatkan, namun masa depan bisa diprediksi dari apa yang dituainya di masa kini.
All Rights Reserved
#152
flower
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Flowers Day
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  • Demon's Bloom: A Sacrifice for Love [END]
  • Guéris-Moi
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • When the Flower Blossoms
  • After Entering a Book, He Just Wants to be a Flower Vase

"Setelah menikah, cinta yang selama ini terus meluap akan menemukan tempat untuk tenang." Boboiboy sama sekali tidak mengerti. Pernikahan tidak membuat segalanya menjadi lebih mudah, tidak juga menjinakkan gelombang perasaan yang terus datang tanpa henti. Sebaliknya, cinta itu justru tumbuh menjadi lebih dalam, lebih pekat, seakan menolak untuk berhenti. Semakin dia menjalani pernikahannya dengan teman masa kecilnya, semakin dia menemukan alasan lain mengapa pernikahan itu ternyata lebih rumit dari yang dia kira. Membuatnya kebingungan dan mengharapkan lebih di setiap sentuhan kecil. Sekarang Boboiboy mencoba memahami bagaimana mungkin hatinya bisa terus melimpah padahal dia telah memberikan semuanya? "Setiap hari bersamamu adalah pelajaran tentang kebahagiaan." Istrinya yang manis tersenyum padanya. "Dan setiap pelajaran yang kudapat membuatku semakin mencintaimu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines