Floraison et Bourgeon ( A Path of Life )

Floraison et Bourgeon ( A Path of Life )

  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 18, 2024
Floraison et Bourgeon / Mekar dan Kuncup Sebuah toko bunga yang konon dapat memperlihatkan jalan hidup orang yang membeli bunga di toko bunga itu. Namun, florist disana akan selalu membuat orang tak ingin memperlihatkan jalan hidup mereka. Karena tak yakin apakah orang itu sanggup menerima konsekuensinya atau tidak. Memperlihatkan jalan hidup seseorang adalah hal yang menentang hukum Tuhan, secara alamiah maupun ilahiah jalan hidup tidak akan bisa diperlihatkan, namun masa depan bisa diprediksi dari apa yang dituainya di masa kini.
All Rights Reserved
#24
florist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Demon's Bloom: A Sacrifice for Love [END]
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  • Flower Smile
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • After Entering a Book, He Just Wants to be a Flower Vase
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • MY LOVELY ANGEL

Di dalam hutan terlarang yang diselimuti misteri, tumbuh sebuah bunga langka yang konon berasal dari tetesan darah iblis terkuat setelah perang besar. Bunga itu menyimpan separuh kekuatan sang iblis, namun mematikan bagi siapa pun yang menyentuh atau mencium aromanya. Para ksatria yang tertarik dengan kekuatan tersebut mencoba memetiknya, berakhir tewas sia-sia, sementara penawar dari racunnya belum pernah ditemukan. Namun, sang iblis, pemilik sejati bunga itu, tidak mampu menyentuhnya ditambah lagi ia kehilangan separuh ingatannya. Ia hanya bisa mengawasi bunga tersebut dari kejauhan. Hingga suatu hari, ia menyaksikan hal tak terduga, seorang gadis berani mendekati bunga itu, menyentuh, bahkan menciumnya tanpa terluka. Terpesona oleh gadis tersebut, sang iblis menyamar menjadi pengawalnya demi mendekatkan diri dan merebut kembali kekuatannya. Namun, rencana yang berjalan mulus mulai terguncang saat gadis itu jatuh sakit karena penyakit misterius. Satu-satunya obat adalah bunga yang berasal dari darah iblis itu sendiri. Di tengah pergolakan hati, gadis tersebut mengungkapkan perasaannya kepada pengawalnya, tanpa mengetahui bahwa pria itu adalah iblis pemilik bunga tersebut. Sang iblis, yang diam-diam mulai mencintai gadis itu, dihadapkan pada pilihan sulit, menyelamatkan gadis yang ia cintai dengan mengorbankan kekuatan yang selama ini ia tunggu, atau tetap mempertahankan kekuatannya dan kehilangan gadis tersebut selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines