fend for themselves

fend for themselves

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan seorang gadis yang tidak berjalan mulus. Ia tidak di harapkan oleh kedua orang tuanya. Ia selalu disiksa secara verbal mau pun secara fisik. Tak hanya itu, ia juga sering di bully oleh teman temannya. "Lea capek, Lea pengen pulang" ~ Zaviera Azalea Calandra " Tolong bertahan sebentar. Maafin gua, gua gagal jaga lo dulu" ~ Adhitama Xyan Rajendra
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dark Secret [Akan Diterbitkan]
  • PSEUDO (END)
  • Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan
  • Kutukan Tumbal
  • Kehidupan Kedua (END)
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • To Chaos, to My Calm!
  • Fingerprint (Dangerous)✅
  • KEPERGIAN SENJA
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)

"Kamu sebenarnya ke sekolah untuk mengejar masa depan atau mengejar saya?" tanya Gibran sarkastis. "Bapak kan masa depan saya." Jawab Zeva. *** Zevanya Fidelya adalah gadis kelas dua SMA yang terlihat sempurna di mata orang lain. Ia cantik, pintar, dan punya segala-galanya. Ia yakin semua laki-laki akan takluk dengan pesona yang ia miliki. Karena itu, ia suka bertaruh dengan dua orang sahabatnya untuk menaklukan hati laki-laki. Suatu hari, salah seorang sahabat Zeva berkata ada laki-laki yang tak akan bisa Zeva taklukan. Laki-laki itu adalah Gibran, guru paling killer di sekolah mereka yang berusia lima tahun lebih tua dibanding mereka. Zeva pun bertaruh dengan dua sahabatnya untuk bisa menaklukan Gibran dalam waktu dua bulan. Tapi, rupanya Gibran berbeda dari semua laki-laki yang pernah Zeva taklukan. Ia dingin, suka menghukum murid yang mengganggu, tidak peduli dengan makhluk bernama perempuan, dan super killer. Mendekati Gibran sama dengan masuk ke dalam kandang harimau. Masalah yang dihadapi Zeva tambah runyam saat ia mendapat surat teror. Tulisan tangan di surat itu mirip dengan tulisan tangan sahabat Zeva yang telah meninggal. Yang lebih parahnya, si pengirim surat juga tahu Zeva lah yang telah membunuh sahabatnya sendiri. Akankah Zeva berhasil menaklukan hati Gibran, si guru killer? Siapa sebenarnya si pengirim surat yang tahu 'rahasia gelap' Zeva? *** Highest rank: #1 in misteri [20/12/2020] #1 in surat [02/01/2021]

More details
WpActionLinkContent Guidelines