SWAN :Time Or Opportunity

SWAN :Time Or Opportunity

  • WpView
    LECTURES 10
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., déc. 31, 2025
Dalam kedalaman hati seorang putri, terpatri luka yang tak pernah surut, menciptakan tembok kepercayaan yang tak tergoyahkan. Setiap jejak luka itu mengukir ketidakpercayaan yang mendalam pada siapapun, terutama di tengah dunia yang memandang remeh wanita. Lalu, datanglah seorang pria dari negeri seberang, dengan niat diplomatik yang perlahan terpatri dalam hatinya sebuah hasrat yang tak terduga. Meskipun sang putri sering menolak, penolakan itu justru menguatkan tekad sang pria. Di tengah setiap penolakan, ada percikan harapan yang membara, membentuk sebuah kisah cinta yang penuh liku dan dramatis, di mana kepercayaan perlahan tumbuh di antara reruntuhan masa lalu.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor
  • The Palace Stewardess
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • SUAMI KAISAR

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu