Story cover for 30 Detik by Manusia_sederhana11
30 Detik
  • WpView
    LECTURAS 141
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 32
  • WpView
    LECTURAS 141
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 32
Continúa, Has publicado sep 02, 2023
"hei kamu tahu? Ada suatu penelitian mengatakan, bahwa sebelum mati, otak manusia akan membawa mereka ke masa lalu dalam kilatan memori. Menarik bukan?"

 ucap seorang gadis berambut panjang bergaya ponytail  tersenyum padanya. 

Rei yang sedari awal tidak berminat dengan topik itu membalasnya dengan acuh tak acuh yang menyebabkan serangkaian kejadian menimpa dirinya. Entah itu kebahagiaan, ketidakbahagiaan, keberuntungan, ataupun ketidakberuntungan.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir 30 Detik a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Back Then, I Was Just A Child!  de wrinfoo
25 partes Continúa
Cerita ini mengalir dalam genre slice of life yang penuh humor sekolah, dinamika antar guru dan murid (tentu sesuai batas moral, kita bukan drama Korea), dan tentu saja: romansa panas antara dua guru tampan dengan sejarah masa lalu yang belum selesai. Dari interaksi konyol di ruang guru, latihan voli penuh gerakan sensual yang tidak disengaja (atau mungkin sangat disengaja), hingga kegiatan kelas biologi yang tiba-tiba berubah jadi ajang adu flirting berkedok pembelajaran anatomi-setiap bab akan membawa pembaca dari tertawa terpingkal-pingkal hingga terjerumus dalam tensi romantis yang bikin kipas angin kerja lembur. Dan jangan lupakan drama kompetisi internal di sekolah: Guru matematika yang fanboy sama M/n. Kepala sekolah yang memaksa Rei untuk jadi ketua panitia outbond hanya karena ingin melihat dua guru ganteng itu bekerja sama. Murid-murid yang membuat fanfic tentang mereka (meta? tentu. Dan kita suka itu). Serta keluarga M/n yang mendadak muncul dan berkata, "Jadi kamu masih suka kak Rei yang dulu kamu gambar dengan krayon di tembok rumah?" Pada akhirnya, ini adalah kisah tentang cinta lama yang tidak pernah padam. Tentang bagaimana kadang cinta pertama bukan hanya luka, tapi juga komedi yang panjang dan penuh akrobat emosional. Apakah M/n bisa bala dendam? Atau justru ia terjebak lagi dalam pesona Rei dan memilih untuk tidak menolak cinta yang akhirnya datang? Yang jelas, author tidak akan membuat ending tragis. Kecuali kamu minta. Tapi untuk sekarang, mari nikmati perjalanan dua pria dewasa dalam balutan seragam guru yang terlalu ketat dan terlalu tampan untuk sekolah biasa. Karena cinta yang pernah ditolak saat umur tujuh tahun... bisa jadi bahan bakar dendam paling seksi di usia dua puluhan. ---
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Back Then, I Was Just A Child!  cover
NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP] cover
Oon in Action cover
Bearly Attracted cover
"Transfer Student wa Kodoku ja Nai" cover
Teacher Pet's : Brothership  cover
Anata kara no hajimete no rabureta cover
My Precious Friend cover

Back Then, I Was Just A Child!

25 partes Continúa

Cerita ini mengalir dalam genre slice of life yang penuh humor sekolah, dinamika antar guru dan murid (tentu sesuai batas moral, kita bukan drama Korea), dan tentu saja: romansa panas antara dua guru tampan dengan sejarah masa lalu yang belum selesai. Dari interaksi konyol di ruang guru, latihan voli penuh gerakan sensual yang tidak disengaja (atau mungkin sangat disengaja), hingga kegiatan kelas biologi yang tiba-tiba berubah jadi ajang adu flirting berkedok pembelajaran anatomi-setiap bab akan membawa pembaca dari tertawa terpingkal-pingkal hingga terjerumus dalam tensi romantis yang bikin kipas angin kerja lembur. Dan jangan lupakan drama kompetisi internal di sekolah: Guru matematika yang fanboy sama M/n. Kepala sekolah yang memaksa Rei untuk jadi ketua panitia outbond hanya karena ingin melihat dua guru ganteng itu bekerja sama. Murid-murid yang membuat fanfic tentang mereka (meta? tentu. Dan kita suka itu). Serta keluarga M/n yang mendadak muncul dan berkata, "Jadi kamu masih suka kak Rei yang dulu kamu gambar dengan krayon di tembok rumah?" Pada akhirnya, ini adalah kisah tentang cinta lama yang tidak pernah padam. Tentang bagaimana kadang cinta pertama bukan hanya luka, tapi juga komedi yang panjang dan penuh akrobat emosional. Apakah M/n bisa bala dendam? Atau justru ia terjebak lagi dalam pesona Rei dan memilih untuk tidak menolak cinta yang akhirnya datang? Yang jelas, author tidak akan membuat ending tragis. Kecuali kamu minta. Tapi untuk sekarang, mari nikmati perjalanan dua pria dewasa dalam balutan seragam guru yang terlalu ketat dan terlalu tampan untuk sekolah biasa. Karena cinta yang pernah ditolak saat umur tujuh tahun... bisa jadi bahan bakar dendam paling seksi di usia dua puluhan. ---