Menikahi Sekretaris Papi

Menikahi Sekretaris Papi

  • WpView
    Reads 771
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah ditinggal kekasihnya menikah, Dany memutuskan untuk pulang ke Tanah Air. Pemuda berusia dua puluh lima yang masih pengangguran itu selalu membuat masalah hingga orang tuanya kesal. Ibunya mengusulkan perjodohan dengan sekretaris suaminya yang bernama Heni karena ia yakin hanya dengan cara itu anak ke empatnya bisa berubah. Mula-mula Dany menolak karena status sekretaris ayahnya itu janda beranak dengan perbedaan usia sepuluh tahun. Namun karena tergiur uang miliaran rupiah dan jabatan CEO ia pun setuju dengan syarat kepada orang tuanya. Ia dan Heni membuat kesepakatan nikah kontrak demi kebahagiaan orang tua Dany. Diantara mereka terjadi pelanggaran kontrak dan Heni dinyatakan hamil. Di saat keduanya hendak melanjutkan pernikahan, tiba-tiba mantan suami Heni yang dinyatakan tewas dalam kecelakaan beberpa tahun silam, datang menemui mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines