MUNAJAH CINTA ISTRI KEDUA

MUNAJAH CINTA ISTRI KEDUA

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 5, 2023
PROSES TERBIT di Lovrinz! "Jangan pernah berharap lebih dari pernikahan ini, Nisa. Pernikahan ini adalah kesalahan! Aku menerimamu semata-mata karena permintaan Aletha." Reyhan menatap wanita yang telah resmi menjadi istri keduanya itu dengan tatapan tak bersahabat. Nisa hanya tersenyum dan mengangguk. Ia memang tak berharap banyak atas pernikahan ini. Semua ini ia lakukan hanya demi membalas budi kepada sahabatnya. Tidak selamanya menjadi istri kedua adalah pelakor, dan tak selamanya menjadi istri kedua akan selalu mendapatkan cinta melebihi cinta pertama. Seperti yang dialami Nisa, ia terpaksa menerima pinangan menjadi istri kedua karena permintaan Sahabat nya Aletha. Selama menikah Reyhan - suami Aletha- Nisa sama sekali tak pernah dianggap sebagai seorang istri. Ia hanya menjadi pengasuh Anak dan istri pertamanya. Bagaimana kelanjutan kisah Nisa selanjutnya? Mampukah Nisa bertahan?
All Rights Reserved
#919
cantik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Cakra!
  • Be My Lovers at Midnight
  • Dia Nazzam
  • Defying The Age Limit || END
  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • GUS REBEL SUAMI TROUBLE
  • Ustadz Is My Husband
  • Penggenapan Janji - END (Repost)
  • EXTERMINATE

🐥Please vote setelah membaca🐥 "Mungkin bagimu pernikahan kita tidak ada artinya, Tapi bagiku pernikahan ini sangat berharga, meskipun didasari oleh perjodohan dan tidak ada cinta didalamnya." lirih Cakra Zalendra menatap istrinya lekat "Jadi mau kamu apa? Aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah, didalam hatiku ada seseorang yang ku inginkan untuk jadi suamiku dan itu bukan kamu." kata Nafisa Zavira tanpa menoleh sedikitpun pada lelaki yang saat ini menjadi suaminya "Aku tidak menginginkan sesuatu yang berat. belajarlah mencintaiku, Jadilah istri yang baik untukku, kamu pikir aku mencintaimu? Tidak sama sekali, tapi aku menerima pernikahan ini dengan ikhlas" sang suami menunduk, bulir air mata lolos begitu saja melewati pipi "Menurutmu itu adalah hal yang mudah, bagiku sangat sulit, Aku akan tetap melaksanakan tugasku sebagai istri, tapi aku tidak yakin untuk mencintaimu." Nafisa mengelus pipi suaminya. diseka air mata itu "Ya. setidaknya kau masih mau menerima pernikahan ini." Cakra tersenyum "Setidaknya untuk saat ini." Nafisa menatap wajah sang suami lekat. Cakra mengangguk Bagaimana kelanjutan kisah perjodohan Cakra dan Nafisa? Apakah akan ada cinta yang hadir di hati Nafisa untuk suaminya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines