Story cover for Behind The Darkness by weizenweee12
Behind The Darkness
  • WpView
    Reads 1,225
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,225
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Sep 03, 2023
Huang Renjun,pemuda yatim piatu yang hidup sendiri setelah memutuskan keluar dari panti asuhan yang menjadi tempatnya tumbuh dari kecil hingga berusia enam belas tahun.

Berbekal uang tabungan yang dia kumpulkan dan juga peninggalan kedua orang tuanya dia memutuskan untuk menyewa sebuah apartemen sederhana untuknya tinggal di kota.

Keanehan demi keanehan mulai muncul semenjak dia memutuskan untuk tinggal seorang diri.Dari mulai mimpi buruk yang selalu datang di setiap dia menutup mata.Dan juga kekuatan aneh yang tiba tiba muncul dan menghilang begitu saja saat dia merasa terancam.

Renjun dilanda kebingungan tentang apa yang terjadi pada dirinya.

Sementara itu munculah laki laki aneh yang mengaku sebagai guru di sebuah sekolah yang tidak pernah Renjun dengar sebelumnya.Mengatakan bahwa Renjun sudah terdaftar di sekolah itu dan dia datang untuk menjemputnya.

Dari sanalah Renjun mulai mengerti.Tentang keanehan yang terjadi pada dirinya juga tentang jati diri yang selalu dia pertanyakan selama hidupnya.Namun,apa arti dari mimpi itu....?




WARNING!!
-cerita bxb
-berlatarbelakang cerita harry potter(dalam versi ku)
-yg tidak suka dipersilahkan skip
-dilarang copy
-update diusahakan secepat yg wei bisa
-renhyuck area
All Rights Reserved
Sign up to add Behind The Darkness to your library and receive updates
or
#141hyuckren
Content Guidelines
You may also like
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
You may also like
Slide 1 of 9
Renjana [COMPLETED] cover
The Terror [NCT Dream] ✔️ cover
Why Should I? (HyuckRen)✅ cover
7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓ cover
🍬𝗕 𝗨 𝗖 𝗜 𝗡🔞✓ cover
Keluarga Cemara||•Jαёгεη [Finish✓] cover
[HyuckRen] BEAUTIFUL TIME ✔️ cover
My Annoying Boss (Hyuckren) [END] cover
Secret Mission [Jaeren Ver. ft dream] ✓ cover

Renjana [COMPLETED]

36 parts Complete

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021