We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ken Sebastian

Ken Sebastian

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
hidup yang biasa-biasa saja tidak ada yang menarik bagi Kenzo yang sering di panggil Ken itu, namun itu semua berubah seratus delapan puluh derajat ketika Vio teman sekelasnya tidak sengaja mencari masalah dengan singa yang sedang tidur. Ken menyukai Vio yang beda dan menarik buat Ken tau lebih dalam tentang hidup Vio, namun saat Ken tau hidup Vio banyak luka, trauma dan rasa sakit, akankah Ken bisa menyakinkan Vio. Bahwa Ken bisa memberi Vio kebahagiaan yang Vio butuhkan? Kenzo dan Vio adalah dua remaja yang sama-sama keras kepala, akankah Ken bisa mendapatkan hati Vio? Atau Ken menyerah karena Vio sulit untuk di taklukkan. Ini adalah kisah hidup Vio dan Ken yang sama-sama penuh luka dalam hidupnya.
All Rights Reserved
#125
cintadanluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • SINAR LAUTAN
  • Magnolia ; (On going)
  • Tenang bertemu Riuh
  • Possesive Playboy
  • Cinta Di Antara Ombak
  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines