The Central River

The Central River

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 19, 2023
Jendela yang buram hanya akan menembuskan sedikit cahaya. Pintu yang tertutup tidak akan mendatangkan tamu. Orang yang kepalanya besar akan meletuskan kepalanya sendiri. Mereka tidak perlu berteriak, sebab suara ledakan kepala mereka sudah menjelaskan segalanya. Ini adalah sebuah kisah mengenai orang yang besar kepala, dari orang yang besar kepala, untuk orang yang besar kepala. Dewa-dewi keberuntungan justru mengangkat kepala mereka. Kebaikan akan menumpas segala kejahatan. Lantas, siapa yang jahat sekarang? Orang jahat berbuat jahat kepada orang baik, tapi yang jahat akan ditumpas dari antara orang baik. Rantai setan, bukan? Aku memuja Tetrabangsa: Puji, Sembah, Tunduk, dan Takluk. Namun, aku lebih memuja Sungai Tengah. Dialah penyimpan kebenaran, harta karun sesungguhnya di atas emas-emas dan perhiasan. Segala keangkuhan Tetrabangsa akan dilenyapkan, dan segala kekayaan Tetrabangsa akan dihapuskan. Siapakah yang akan membukanya? Aku pun masih bertanya-tanya.
All Rights Reserved
#9
luliprodu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin) [END]
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • A I'M FIRGI NOT ANGEL {END}
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Serendipity/Bang Xia Gui Xu(榜下贵婿)
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • Tentang Waktu (End)
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]

Meng Xiang Jia, putri dari kerajaan Cu harus kehilangan negara dan keluarganya karna tuduhan dari Kaisar bahwa keluarganya melakukan pengkhianatan, dibunuh oleh Jendral besar nan gagah Kekaisaran Xiang, Ding Jian Rui. Ketika yang tersisa dari kerajaan Cu hanyalah dirinya seorang, di depan sang Jendral, Ding Jian Rui dia berdiri dengan tanpa rasa takut melotot kearah sang jendral. "Ding Jian Rui! Kau bajingan, berani sekali kau membunuh keluarga kerajaan Cu kami!!!", Pria itu memberinya seringaian, "Oh? Benarkah? Apa ada peraturan yang mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh dibunuh? Putri Cu, Meng Xiang Jia, hadapilah kematian-mu dan temui keluarga-mu..", "Dengarkan dekrit dari Kaisar!!!", Seorang pria tergesa-gesa berlari masuk. Ding Jian Rui berlutut menerima titah, Meng Xiang Jia engan. Tapi dipaksa berlutut oleh pria itu, Jendral Ding. "Kerajaan Cu tidak terbukti melakukan kejahatan ataupun pengkhianatan, mengakibatkan kerugian yang begitu besar bagi kerajaan Cu. Meminta Jendral Besar Ding membawa anggota kerajaan yang tersisa ke istana untuk menemui Kaisar..", Keduanya pergi, bersujud di depan Kaisar Xiang, Yu Po Shan. Pria 30 tahun itu sekilas tersenyum menyeringai, "Telah membuat putri Cu kehilangan begitu banyak keluarga dan saudara, Jendral Ding telah melakukan kesalahan besar, bagaimana jika begini saja. Kaisar ini akan menganugerahi kalian sebuah ikatan, suami dan istri..", "Apa?!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines