The Central River

The Central River

  • WpView
    LECTURAS 92
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 19, 2023
Jendela yang buram hanya akan menembuskan sedikit cahaya. Pintu yang tertutup tidak akan mendatangkan tamu. Orang yang kepalanya besar akan meletuskan kepalanya sendiri. Mereka tidak perlu berteriak, sebab suara ledakan kepala mereka sudah menjelaskan segalanya. Ini adalah sebuah kisah mengenai orang yang besar kepala, dari orang yang besar kepala, untuk orang yang besar kepala. Dewa-dewi keberuntungan justru mengangkat kepala mereka. Kebaikan akan menumpas segala kejahatan. Lantas, siapa yang jahat sekarang? Orang jahat berbuat jahat kepada orang baik, tapi yang jahat akan ditumpas dari antara orang baik. Rantai setan, bukan? Aku memuja Tetrabangsa: Puji, Sembah, Tunduk, dan Takluk. Namun, aku lebih memuja Sungai Tengah. Dialah penyimpan kebenaran, harta karun sesungguhnya di atas emas-emas dan perhiasan. Segala keangkuhan Tetrabangsa akan dilenyapkan, dan segala kekayaan Tetrabangsa akan dihapuskan. Siapakah yang akan membukanya? Aku pun masih bertanya-tanya.
Todos los derechos reservados
#7
luliprodu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cahaya Gemintang (CH!Indonesia)
  • A I'M FIRGI NOT ANGEL {END}
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Membumi Kencana [TERBIT]
  • Tentang Waktu (End)
  • KAISAN ; Yang Tenggelam Di Lautan Lara
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn

[DISCONTINUED] . Semburat jingga kemerahan menghiasi langit senja. Angin sore menari dan berputar mengelilingi bumi sambil membawa kehangatan. Burung-burung terbang dengan bebas di Cakrawala. Tidak ada yang lebih indah dari sore Kamis ini. Terutama dengan angin yang kian menyuarkan suaranya di Angkasa. Ctas! Angin tersebut datang dengan kencang, mencabut salah satu Melati dan membawanya terbang. Terbang tinggi dan semakin tinggi, menjauh dari tempat asalnya. ⧫ Pluk! Setangkai bunga Melati jatuh di tanah, di hadapan seorang anak laki-laki dengan mata seperti bara api. "Eh? Jatuh darimana ini?" Anak itu bertanya, menggaruk tengkuknya keheranan. Dia membungkuk untuk memungut Melati tersebut, sebelum dipanggil oleh kawan mainnya. "Ngit! Ayo cepetan, bolanya nyangkut nih." "Iya, iya, aku ke sana." Jawab anak itu, sembari memautkan bunga Melati yang dipungutnya ke telinga. Melati itu layu sehari kemudian. . "Kamu tahu? Aku tidak pernah berpikir untuk hidup selama ini... Entah aku harus berterima-kasih padamu atau tidak." ⧫ "Aku sudah lelah. Biarkan aku beristirahat." ⧫ "Dunia adalah tempat para pendosa berkumpul. Semuanya merupakan bentuk lain dari warna abu-abu. Tidak ada yang baik dan buruk, tergantung dengan siapa yang kita sorot." ⧫ "Maafkan aku...." ⧫ "Ayo (̴̢̒̇̾͂̂̂?̷̡͈̋̽̃͐͑̌̄͠͝͝?̷͔͓͔̻͇͖̻͒̂̕!̷̞̟̳͓̟̻̞̀̄͊̈́¿̵̡̛̳̜̟̠̤͙̮̯̓̈́̀¡̶̢̙̜͙̮͚̳̳̠̻̓?̶̨̫̲̙͍̜͈̗͇̝̍͋̏͆̅̉͗͗͠?̸̝̯͉̘̺͐̄̽̾̾̍̍̀ͅ)̴̧̤̮̅̓͜ͅ , mari kita ikuti bintangnya." . "𝔑𝔢𝔳𝔢𝔯𝔩𝔞𝔫𝔡 𝔦𝔰 𝔥𝔬𝔪𝔢 𝔱𝔬 𝔩𝔬𝔰𝔱 𝔟𝔬𝔶 𝔩𝔦𝔨𝔢 𝔪𝔢" "𝔄𝔫𝔡 𝔩𝔬𝔰𝔱 𝔟𝔬𝔶 𝔩𝔦𝔨𝔢 𝔪𝔢 𝔞𝔯𝔢 𝖋𝖗𝖊𝖊." -Lost boy, Ruth. B. . [ℂ𝔸ℍ𝔸𝕐𝔸 𝔾𝔼𝕄𝕀ℕ𝕋𝔸ℕ𝔾] . Peringatan dan sisanya ada di Prolog. [Why_are_you_asking]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido