The Secret Destiny

The Secret Destiny

  • WpView
    Reads 7,667
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 3, 2024
Terdengar tak logis ketika kita mendengar kata menjelajah waktu, namun entah bagaimana caranya Annalee berhasil ditarik ke dalam kehidupan masa lalu Kakeknya. Tak ada misi penting ataupun pesan yang harus Annalee selesaikan di zaman itu ia hanya ingin bertemu mendiang Neneknya. Namun berpindah ke suatu zaman yang berbeda jauh dengan zaman aslinya membuat Annalee sedikit terkejut dan membutuhkan waktu untuknya beradaptasi. Namun hidup di zaman itu juga tak mudah, ia berulang kali mengalami insiden yang tak diinginkan. Dan pada akhirnya ia mengetahui takdir begitu mempermainkan nya sehingga ia paham tujuannya masuk ke dimensi itu untuk apa. Note: untuk mempermudah dalam segi bahasa, saya tampilkan dialog menggunakan bahasa Indonesia meskipun tokoh di dalamnya adalah orang Belanda.
All Rights Reserved
#221
hindiabelanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rania van Batavia [✔️]
  • Paradigma
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Akar Waktu
  • 𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆  [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]
  • Annalise and The Underworld [Ending]
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)
  • Jejak Waktu
  • Ken Umang dalam cinta Ken Arok

# THE WATTYS WINNER 2021 IN HISTORICAL FICTION # Previous Title: "Namanya Hoesni" Sebuah foto hitam-putih bertuliskan Den Haag, 1922-dengan lelaki berwajah memikat menatap dari balik kertas usang itu-menyeretku melintasi abad dan terhempas ke Batavia tahun 1920. Di tengah gemerlap pesta priyayi dan riuh kolonial yang penuh timpang, hatiku berlabuh pada Sinyo bernama Hoesni. Sesosok Sinyo bagai belati bermata dua-berjiwa Bumiputera yang mencintai tanah pertiwi, namun dibelenggu jeratan darah kolonial yang mengalir dalam nadinya. Sebuah cinta dan benang merah hadir begitu saja, menghubungkan dunia kami yang terhalang waktu. Namun sang waktu rupanya enggan berpihak. Aku bagai selembar kertas yang ditarik ke dua arah, tak tahu bagian mana yang akan robek lebih besar: kembali ke masa depan dengan mimpi yang kutinggalkan, atau tetap terikat di masa lalu bersamanya-menerima segala konsekuensi yang siap menerkam kapan saja. Selesai: November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines