Dunia Lestari

Dunia Lestari

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2024
Dipojok ruangan yang terisi dari tiga murid hanya mengeluh memasang wajah pias. Dari mereka tak ada yang pandai membuat novel apalagi mereka semua laki laki remaja yang hanya gemar bola dan komik. Berawal dari sebuah postingan Instagram yang didapat Agim secara tidak sengaja, membuat mereka semua berjalan ke mala petaka yang besar. Ditambah lagi mereka pulang dengan menampung berita buruk. *** Roy segera berdiri memaksakan diri dari rasa sakit kepalanya. Berjalan sempoyongan menyelusuri sekitar siapa tau mereka terbaring ditempat yang berbeda beda. Nihil, mereka tak ada dimana mana. "AGIM!" "Gilang!" "Lang... Gim!" Teriaknya pasrah "GILANG!" Suaranya menggema, namun tak ada tanda tanda suara lain. Bagaimana kisah mereka selama didesa tersebut? Apa yang terjadi setelah mereka mengambil air disumur itu? Akankah mereka semua kembali hidup normal? Dengan sedikit bumbu romansa juga konflik yang tak begitu berat membuat cerita ini semakin cocok untuk kalian yang menyukai cerita horror romance. Cerita ini sangat cocok menghiasi weekend kalian.
All Rights Reserved
#378
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • RIVERSIDE (END-REVISI)
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Mari Saling Bicara
  • ευτυχία
  • MISTIS
  • When Mr. Bossy Falling In Love

Namaku Andinnaya Auzidni Hermiandi. Kalian bisa memanggil Ku Naya. Aku tinggal bersama ayah Dan ibuku dirumah. Untukmu yang suka menumpahkan ide ide dalam goresan gambar. Aku mengagumimu. Tidak hanya itu aku juga kagum akan setiap karyamu. Pencipta Ku lah yang mengetahui sedalam apa rasa kagumku, Dan alasan mengapa aku lebih memilih "kagum dibandingan Cinta". Di buku ini, lewat goresan kata aku menuliskannya mulai dari awal kita berjumpa hingga kita berpisah. Mungkin perjumpaan kita itu dapat terhitung, tapi kebersamaan yang kita lewati sulit untuk diperhitungkan sebab kita tak pernah mau untuk menghitungnya. Perpisahan yang kita inginkan saat itu adalah sebuah kesepakatan bersama. Karena tidak Ada perpisahan yang tidak diawali dengan perjumpaan. Maka dari itu Perjumpaan Dan perpisahan selalu berdampingan, Itu sebabnya aku tidak pernah bersedih karena cukup bagiku saat mendengar kabar bahwa kamu baik-baik saja serta masih tinggal di planet yang sama denganku. Jika nantinya kita di pertemukan kembali berarti kita berpisah hanya sementara. Dan jika memang kita tidak bertemu mungkin tidak Ada lagi waktu untuk kita kembali bersama. Tandanya Aku akan menjalani hidupku bukan denganmu. Begitupun kamu akan menjalani hidupmu dengan pilihanmu. Kamu tenang saja aku membuat ukiran kata ini bukan untuk mengundangmu pulang ataupun mengulang masa-masa kebersamaan kita, Juga bukan untuk mengingatkanmu tentang kebersamaan kita saat itu, apalagi meminta mu untuk kembali menjadi bagian dari hari-hariku, tentu tidak. aku hanya sedang menikmati rasa rindu yang pernah kita jalani saat itu. Jadi? Hanya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines