Langit Merah Jambu

Langit Merah Jambu

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 5, 2023
Cerita ini dimulai dengan Adhisty Paramita, yang biasa dipanggil Rami, merenung di taman yang menghadap danau. Dia tersentuh oleh kenangan masa lalu, terutama ketika ia menerima surat cinta misterius lima tahun lalu. Surat itu membuatnya bertemu dengan Devara, teman sekelasnya yang selama ini hanya fokus pada akademik. Ketika mereka akhirnya berpacaran, semuanya tampak sempurna. Namun, setelah lulus SMA, hubungan mereka mulai merenggang. Devara menjadi sulit dihubungi, dan hari pertemuan yang telah direncanakan dengan Rami berakhir dengan kekecewaan ketika Devara tidak muncul. Rami merasa terluka dan kecewa. Cerita ini menggambarkan perjalanan Rami dalam menghadapi cinta, kekecewaan, dan kemudian menemukan kedewasaan dan kebahagiaan dalam hubungan yang lebih sehat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • ASRAR|
  • Cerita Seorang Pelajar
  • Aiyugha
  • Sunyi yang Menyatukan
  • Pak Udin
  • AZIL (TAMAT)
  • Namanya Intan (TAMAT)
  • AKSARA MILA
  • Ku Kan Menanti

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines