Senja Dan warnamu

Senja Dan warnamu

  • WpView
    Reads 5,402
  • WpVote
    Votes 287
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 22, 2024
Aku memelukmu erat sekali,namun yang aku dapati hanyalah dekap tanpa hangat. Harum tubuhmu petang itu tercampur dengan aroma gadis lain, mungkin harus membelah isi kepalaku untuk menghapus ingatannya. lihat, semuanya sudah kukemasi hanya tinggal ikhlas dan rela yang tak tau harus ku susun dimana. kopernya sudah penuh dengan rasa sakit lantas, setelah ini kemana aku mencari pelukmu? dia bukan miliku lagi, ini kesalahan siapa? kamu atau aku. bagaimana mungkin perempuan lain merebut tawa riangku, jika kamu menjaga nya. namun pada kenyataannya akulah yang mengemasi setiap keping luka. untuk melihat tarianmu disetiap sayat nya
All Rights Reserved
#21
kiana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO MUCH (Tamat)
  • Bolehkah Aku Jatuh Cinta Padamu
  • ABOUT ME & YOU ( PART II ) COMPLETED
  • jangan percaya seseorang
  • Please Dont Leave Me
  • Fall For You
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Qiana

Why aku harus menjalani rentetan kesialan? Tidak bisakah aku sekadar bernapas tanpa perlu mencemaskan apa pun? Mengapa aku harus melanjutkan hidup sebagai karakter bodoh yang faaaaake banget, sih? Orang lain pasti mampu mengambil alih jalan cerita dan mencampai puncak kesuksesan. Namun, aku tidak begitu. Jangankan merancang rencana memperbaiki ekonomi, sekadar berusaha leher tidak kena tebas tokoh penting pun sulit! Aku bermaksud memperbaiki hubungan dengan tokoh penting. Barangkali semua masih bisa kuperbaiki sekalipun mustahil. Namun, lupakan saja! Bukannya penerimaan baik yang kuterima, justru ancaman mati konyol terpampang jelas di hadapanku. Oke, baiklah~ Aku menyerah! Selamat tinggal! Kalian, tokoh penting, ingin membenciku? Silakan saja. Bencilah diriku sepuas hati. Semua tokoh di sini sinting! Bila hidup memberiku lemon, cukup lempar lemonnya ke musuh. Beres!

More details
WpActionLinkContent Guidelines