HIM & I
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 6, 2023
Suasana mencekam. Ahren mematung, perlahan melepaskan pelukannya dari kekasih hatinya tersebut. Ia menatap Gishqa, mata mereka berkaca-kaca. Ingin rasanya Ahren teriak dan memaki. Bagaimana tidak, ia sangat berharap bisa menikahi kekasihnya tersebut. Tapi, sejak awal Gishqa memang sudah menegaskan bahwa ia tak ingin menikah dengan siapapun, bahkan Ahren yang sangat di cintainya sekalipun. "Aku janji sama kamu Gish, aku nggak akan mengulangi kesalahan yang sudah di lakukan oleh orangtua kamu. Aku sangat mencintai kamu Gish... Aku nggak bisa menikah dengan perempan yang sama sekali aku nggak cinta... Aku mohon Gish, menikahlah dengan ku..." Ahren mengemis, menggenggam kedua tangan Gishqa, mencoba segala cara agar bisa meluluhkan hati Gishqa. Akhir seperti apa yang di pilih oleh Gishqa? *cerita ini hanya fiksi belaka. Murni milik sendiri. Jika ada kesamaan nama tokoh dan tempat, harap di maafkan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • After We Got Married
  • Dandelion
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • DISA | broken
  • Behind Our Eyes
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines