Kyandra
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Saat hidup tak lagi berarti bagi seseorang di luar sana disitulah aku terus berpikir mengapa rasanya tak adil, mengapa aku yang menginginkan hidupku saja tak bisa, mengapa aku merasa takut di setiap hembusan nafasku, aku ingin terus menggenggam matahari di saat aku sendiri adalah bulan, ingin terus bersama walau aku tau besok mungkin sudah tidak ada, aku terus merasa takut ingin menggengggam semua yang menyayangiku tapi aku tidak sadar tak ada satupun yang berada pada genggamanku. Aku terus bertanya mengapa dunia tak adil padaku mengapa harus aku setelah semua yang aku lalui, mengapa harus aku tuhan? aku terus naif terus berpura pura di setiap detik hidupku. Aku berada di sini tapi tak pernah bisa bersama mereka, aku terus berpura pura, terus tersenyum walaupun tak pernah di anggap ada, saat bahagia mereka adalah kehilangan ku aku terus berkata pada diriku "Kyanda kau malaikat untuk mereka, tak apa-apa kyan tak apa" walau banyak orang bilang tak pantas untukku hidup. aku bertanya pada diriku "mau sampai kapan kyan menyerahlah pada hidupmu" dan Sampai aku tahu bahagiaku mungkin tidak berada disini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Akala
  • Atma Niscala
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • MY CICI [END]
  • save me
  • Di Balik Nama Zella
  • Lil'sist
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • PERJODOHAN PAKSA-GreShan END

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines