Quenza
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 31, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan berharap lebih dengan yang hadir,karena yang hadir belum tentu takdir." "Memang yang hadir belum tentu takdir,namun takdir tak tentu indah seperti yang hadir." "Berharap itu tidak baik tapi aku mengharapkan yang terbaik." "Makanya,kalau buat cerita itu pakai pensil biar bisa dihapus." "Kamu menganggap dirimu npc, padahal dirimu mc dihati ini." "Ngga perlu paras cantik,yang penting hati baik." ini menceritakan tentang kisah seorang gadis yang bernama quenza shaquen abelard dan keluarga aelard . lanjutannya silahkan langsung bacaa ajaa, karena aku gtw kelanjutannya mau gmn . penasaran ?? langsung bacaa okeyy ohh iya cerita inii membosankan, jdii yg suka menghujat ++ gsh bacaa , skip aja . ga usah bawa-bawa lapak lain karna ini rill dari pikiran aku sendiri⚠️ ga usah menghujat , ga suka sama ceritanya ? langsung keluar aja ga usah baca . NO PLAGIA(T)RISME❗❗
All Rights Reserved
#622
gajelas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • ALARA
  • Alverissa [Proses Terbit]
  • Different [END]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • BETWEEN
  • Dere Couple
  • Let Me Love You Longer

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines