Radist  dan Beatrice

Radist dan Beatrice

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., sept. 7, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Beatrice wanita cantik melarikan diri dari negara nya, karena tidak ingin dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Bertemu dengan Radist pria yang tampan, menolong nya saat berada dinegara asing baginya adalah sebuah kisah yang tak pernah terpikirkan oleh Beatrice. Menjalin kisah cinta yang terhalang oleh restu dan agama yang berbeda, adalah hal yang tak pernah mereka bayangkan. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Ikuti kisahnya, dicerita ini!
Tous Droits Réservés
#648
bedaagama
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ELSA & GINTARA [END]
  • satu Hati Beda Agama
  • kita dan agama!!
  • Aisyah
  • Jove, You're My Life but We Can't Live
  • PERBEDAAN
  • UNTUK TERAKHIR KALINYA
  • Rakeyan (On Going)

Beberapa tamu yang baru saja hadir berhasil membuat suasana di dalam Gereja semakin ramai. Situasi yang tentunya langsung membuat keringat Gintara bercucuran meski rasanya tidak gerah sama sekali. Ada gugup sekaligus haru yang baru pertama kali ia rasakan dalam hidupnya. Sambil melihat dirinya sendiri di pantulan kaca, ia kerap merapalkan doa semoga ini jadi yang pertama dan terakhir dalam hidupnya. Sebab ia percaya, apa yang sudah persatukan oleh Tuhan, tidak bisa dipisahkan manusia. Sementara itu, selang beberapa jam setelahnya, Elsa yang baru saja menyelesaikan riasan pengantinnya mulai sibuk mencari tisu. Air mata yang sejak tadi ia tahan kini sudah tak terbendung lagi. Perasaan aneh yang menjelma jadi seulas senyum tipis terpoles di bibirnya kala melihat seorang penghulu yang sudah hadir. Tepat beberapa detik setelahnya, bayangan wajah laki-laki yang bertahun-tahun lamanya hidup dalam ceritanya semakin tergambar jelas. "Yuk, akadnya udah mau mulai," tegur Riska yang selalu jadi saksi bagaimana hati Elsa dibolak-balikkan oleh satu laki-laki yang sama. Sampai tangannya menangkap tangan Riska yang sudah tersenyum haru di sampingnya, Elsa tersadar bahwa sebentar lagi hidupnya akan benar-benar berubah. Tidak ada waktu lagi untuk memikirkan apa yang akan terjadi dalam hidupnya setelah ini. Elsa hanya ingin bahagianya nyata. Mungkin saja ini waktunya. Semoga.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu