We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Nania

Nania

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 11, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Menjadi wanita itu tidak mudah. Mungkin tulisan ini akan berisikan keseharian Nania yang tidak bisa mengungkapkan apa yang di dalam hati nya itu, terkhusus kepada suaminya, Raja. Menikah itu tidak mudah, apalagi terpaut usia yang cukup jauh, yaitu 12 tahun. Usia pernikahan yang masih beberapa bulan, keseharian yang sangat berbeda, sifat yang sangat bertolak belakang, dan hadirnya kehamilan yang dalam hati Nania ia masih memikirkan dengan karirnya. Nania sangat bersyukur mempunyai suami seorang "Raja" ulet, tekun, namun terkadang ia masih bersikap agak keras. Kadang Nania mengucap dalam hatinya "Aku benci kamu", "Aku sebenci itu!" Bagaimanakah kisah rumah tangga Nania dan Raja? Tulisan ini adalah diary Nania, ucapan hati yang tidak akan bisa ia ucapkan kepada suaminya, Raja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami yang Berdosa
  • ISTRIKU MATA DUITAN
  • Istri Cadangan
  • Save The Date!
  • Ranjang Ipar
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • IDOLA GAMBUS - Bingkai Rindu Alkahfi
  • Di Tepi Bayangan
  • Please, Love Me (END)

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines