Gheisha
  • WpView
    Reads 47,990
  • WpVote
    Votes 1,155
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 23, 2025
"K-kak, kak Rivan mau apa?" Punggung Gheisha menubruk dinding dibelakangnya, sungguh tubuhnya sudah bergemetar ketakutan melihat kakak iparnya semakin mendekat kearah dirinya. Apalagi melihat tatapan kakak iparnya yang berbeda dari sebelumnya. Ia harus apa? Ia benar benar ketakutan sekarang? "Kenapa kau gemetar sayang? Kau takut?" Rivan terkekeh sambil membelai pipi Gheisha dengan pelan. "Tenang saja sayang, tak ada orang di rumah." Rivan tersenyum miring melihat Gheisha yang sebentar lagi akan menangis.
All Rights Reserved
#736
plottwist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARTAN
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • Strong Girl Michella (END)
  • Reborn In a Hug
  • Legatha [END]
  • The Element Knights (Perjalanan Mengungkap Masa Lampau)
  • ASTERENA (HIATUS)
  • Kau Rumahku
  • Blurred Lines
  • Eccedentesiast | Jay Enhypen
ARTAN

[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!] *** Tentang gadis cuek dan laki-laki absurd tak bisa diam bak cacing kepanasan. *** Bayangkan bagaimana rasa nya jika kehidupanmu berubah secara tiba-tiba? Itulah yang di alami seorang gadis bernama Naisha Nazira Maheswari. Hal ini terjadi setelah ia diganggu oleh si brandal sekolah baru nya. Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika hari-harimu dikacaukan oleh seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelum nya. Disinilah awal pertemuan dan kisah tak terlupakan antara seorang gadis cantik, ambisius terhadap pelajaran dan ratu matematika dengan seorang Artan Mahesa Shankara. Laki-laki berandal, penguasa sekolah, ketua geng, dan selalu membuat onar tentunya. *** "GUE BENCI SAMA LO!" Teriak Naisha. "Hah, cinta?" "Congekan ya lo, kampret!" Umpat Naisha geram. "Iya, gue juga cinta kok sama lo.." *** "Lo udah suka, kan, sama gue?" Tanya lelaki itu percaya diri. Naisha melirik malas, "Najis! Lo bau ketek, congekan, rambut acak-acakan, jigong lo juga tuh tebel. Ga minat gue." Maki Naisha, mampus. "Gue heran, gimana bisa, sih, lo se-percaya diri itu?" "Iya karena gue ganteng, apalagi lah?" "Gantengan juga tukang kebun gue daripada monyet kayak lo!" "Mulut lo durhaka banget boncel!" Gemas Artan sambil menyomot bibir tipis Naisha. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines