Harry Potter tidak punya teman, tidak punya harta, hanya punya hati yang terlalu mudah mencintai. Draco Malfoy punya segalanya, kecuali kemampuan untuk menjadi baik. Setiap hari Harry memberi coklat. Setiap hari Draco membuangnya dengan kata-kata kejam. Sampai suatu hari Harry benar-benar pergi, dan Draco baru mengerti, ia telah membuang satu-satunya orang yang benar-benar melihatnya. Sekarang Draco yang harus mengejar, membuktikan, dan memohon sambil belajar bahwa cinta sejati bukan tentang diterima, tapi tentang menjadi seseorang yang pantas menerima.
Daha fazla bilgi