I'm Not HER!

I'm Not HER!

  • WpView
    Reads 259,604
  • WpVote
    Votes 7,590
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, May 9, 2021
Melanie says: Aku bukan dirinya, tetapi apakah kau bisa sedikit saja menganggapku ada denganmu? Aku tahu apa yang aku lakukan begitu fatal, kau membenciku aku tahu itu. Sebegitu kotornya aku karena itu kau tidak ingin belajar menganggapku ada? Menganggapku adalah wanitamu? Istrimu? Sebegitu cintanyakah dirimu sampai-sampai kau tak bisa belajar untuk mencintaiku? begitu banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan tetapi aku diam, aku hanya tidak ingin aku menerima akibat fatal untuk kedua kalinya yaitu Kehilangan. Kehilanganmu. Christian Says: Aku membencinya, begitu membencinya. Begitu banyak kebohongan dan kelakuan kotor yang ia lakukan kepadaku, aku membencinya. Tetapi sialnya, seiring waktu aku mencintainya. mencintai seseorang yang membunuh wanitaku.
All Rights Reserved
#182
justinbieber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • She's Not Afraid
  • The Guy Next Door [Justin Bieber] By Ghina Vasilissa
  • Little Night - Justin Bieber [COMPLETE - RePub]
  • The Secret Affairs (REVISI ✔️ - One Direction Fanfiction)
  • Unbroken • jb
  • Paper Airplane
  • Complicated (JB)
  • ILY MY ENEMY [END✓]
  • HENDALL : A Boundless Lie ~DNA

Jassy berjalan lunglai ke kamarnya. Dia bahkan lupa jalan kembali ke kamar karena kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Pasti si sialan itu sudah merusak kerja otakku. batinnya. Dia bertemu Harry lagi sebelum kembali ke kamar. Jassy merasa jijik walau hanya meliriknya. Tapi lagi-lagi Harry menariknya. "Kau mau apa? Bukannya kau meninggalkanku sendirian tadi." "Tapi aku menunggumu disini." kali ini tatapannya datar. "Ingin sekali aku katakan aku membencimu." "Kalau begitu katakanlah." "I hate you !!" Kemudian Harry mencium bibir Jassy sekilas. "I love you, good night." lalu Harry pergi, kali ini benar-benar pergi ke kamarnya. Jassy masih terdiam, terpaku. Masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi dan di dengarnya. Apa ini mimpi? Dia sangat berharap itu semua adalah mimpi. Tapi ini jelas, ini nyata. Jassy baru saja berciuman dengan Harry Styles. Dan itu mengganggu pikirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines