150 Days Waiting For You

150 Days Waiting For You

  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 13, 2023
"Lo suka ayam?", Pertanyaan itu dikonfirmasi dengan anggukan Anita. "Suka gue nya kapan?", Pertanyaan selanjutnya membuat Anita sedikit terkejut, lantas ia berpura-pura tidak mendengar pertanyaan aneh dari Desta. "Lo anggep gue apa, Nit?", Anita selalu dihantui oleh pertanyaan menyeramkan tersebut. "Kita teman kan? Waktu di rumah gue lo bilang lo mau jadi teman gue", Anita berhasil mengelak. "Yakin kita cuman sekedar teman aja?", Sebisa mungkin Anita ingin menjauh dari pertanyaan tersebut. "Mending jadi pacar gue, gue serius bakal jagain lo. Lo mau lari kemana lagi, Nit? Lo gak mau gue terus terusan nanya 'Kita ini apa?' kan?", Anita terdiam tidak bisa mengelak lagi. "Gue ngerti lo suka sama gue. Tapi gue mohon, kasih gue waktu biar jatuh cinta juga sama lo, gue gak mau bikin lo sakit hati", tanpa mengelak dan beralasan lain Anita berhasil mengeluarkan isi hati yang sedari dulu ingin ia sampaikan. "Gue bakal nungguin lo sampai lo suka sama gue juga. Sampai kapanpun", Desta menatap Anita sungguh-sungguh. "Buat gue jatuh cinta sama lo dalam seratus lima puluh hari". Selama 150 hari ke depan, Desta akan mencobanya. Membuat Anita jatuh cinta padanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Tokoh Utama
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • We Are One
  • Rahellitha
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Because I'm Stupid (End)
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Kelas A [End]

[Rachel] berdiri didepan sebuah pintu kelas dilantai 2 Gedung B yang ditulis XMIPS 1,perlahan dia menjulurkan kepala nya untuk melihat kedalam kelas dan ternyata tidak ada guru. "Uhh...selamat"bisik rachel sesekali mengelus dadanya Baru saja rachel ingin melangkahkan kakinya kedalam kelas,tiba-tiba ada yang menepuk pundak rachel dari belakang,rachel berbalik dan tern- Pukkk...pukkk " Ck Aduh...siapa lagi in..."dercik rachel kesal "Kamu?kenapa terlambat!,ini baru hari pertama dan kamu sudah terlambat,sekarang kamu turun dan temui saya dikantor nanti.!"tegas guru perempuan itu. "Ta...ta..pi bu"gugup rachel "Ngga ada tapi-tapi an pokoknya sekarang turun dan tunggu saya dikantor!"tegasnya lagi Rachel membalikkan badan dan memajukan langkahnya "Dasar Nenek singa!"omel rachel -Rachel Violine Algracia

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan