In The Middle-Earth "Beginning of Eternity"

In The Middle-Earth "Beginning of Eternity"

  • WpView
    Lecturas 131
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 25, 2023
WpInfo
Fanfic
Lord Of The Rings
"Ash, I'll go home." Mereka hidup didunia mereka sendiri, melakukan aktivitas selayaknya kehidupan pada umumnya. Akhir cerita bukan akhir dari kisah, buku hanya berfokus pada dia yang utama bukan mereka yang hanya pemanis belaka. "Dicintai atau mencintai?" "Dicintai." Dunia yang kau tinggali berbeda dengan dunia yang aku tinggali, aku tidak tahu harus mengikuti takdir atau mencoba melawannya. "Kau akan menyakitinya Rea." "Harus aku lakukan." Berharap akan ada jalan keluar, menunggu jawaban bukanlah pilihan yang bijak. Bertahan dan jatuh cinta, tidak akan menghasilkan akhir yang indah. Ini bukan cerita dongeng Cinderella dimana kau akan mendapat seorang pangeran berkuda putih. "Gi Melin, Virrea." Aku harus kembali, dan atau tanpa bantuanmu. Tanpa meninggalkan rasa hormat kepada mendiang J.R.R. Tolkien, cerita ini aku tulis karena beberapa alasan, salah satunya karena author kangen dan nggak tau mau ngelakuin apa a.k.a gabut 'bersyanda', tapi pengen aja buat fanfic tentang Legolas. Jadi author berinisiatif untuk menyalurkan imajinasi ini.
Todos los derechos reservados
#149
peri
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kisah Akala
  • Ini Aku, Erlang
  • A&S [End]
  • I Was The Evil Witch
  • Partfect
  • Dilwale 2: RE[AL]INCARNATION (✔)
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • His Possession (Completed)
  • Antara Aku dan Kamu

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido