Melancholia

Melancholia

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2024
"kapan balik Na?" Abram berjalan mendekat ke arah perempuan yang berdiri kaku didepannya dengan tatapan yang sulit diartikan. "Aku gatau salah aku dimana sampai kamu diemin aku bertahun tahun Na, bahkan kamu anggap aku ga pernah ada di sekeliling kamu" Abram yang sudah berdiri dihadapan Ana. Dan Ana? Masih diam tidak berkutik dan tidak juga menjawab pertanyaan Abram, Ana menatap Abram dengan tatapan yang sulit diartikan. "Maaf" Don't copy my story!!!
All Rights Reserved
#18
abram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • I'm Always Be Yours (END)
  • U are
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Marrying My Best Friend
  • Zona De Amigos
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • It Takes Two To Tango  | No Longer Entirety
  • My Bromance [18+] End

" Aku tidak pernah memikirkan kehidupan percintaanku seperti apa yang akan aku jalani dimasa mendatang. Sebelumnya, aku pernah memiliki kisah cinta jauh sebelum aku mengenalmu. Yah.. kamu selalu membahasnya dan mengungkit wanita-wanita itu. Aku mungkin terlihat seperti pria brengsek yang selalu bermain dengan wanita. Asalkan kamu tahu Call, aku hanya sekali jatuh hati pada seorang wanita dan itu berlangsung tidak begitu lama. Aku mengerti rasanya patah hati karena kecewa. Aku tidak pernah membayangkan jika kamu hadir dalam hidupku. Sejak kamu bersamaku, aku selalu berpikir seperti apa aku dimatamu? Sudahkah aku menjadi satu-satunya orang yang selalu kamu pikirkan? Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa cinta itu seperti sebuah bisikan melodi yang mengetarkan hati terasa indah dan mampu membuatmu bersenandung . Sekarang aku mulai merasakannya. Baiklah, kemungkinan terbesar yang aku alami saat ini adalah bahwa aku sudah diserang oleh harapan untuk benar-benar mendapatimu dalam pelukanku".

More details
WpActionLinkContent Guidelines