AGASTHYA

AGASTHYA

  • WpView
    LECTURAS 38
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 6, 2024
[JANGAN LUPA FOLLOW] [COVER BY PINTEREST] [UPDATE SETIAP KAMIS] ___________________ Agasthya Bumitara atau seringkali dipanggil Asta adalah seorang remaja laki-laki yang hidup bersama ibunya yang sakit-sakitan. Sang ayah pergi meninggalkan Asta dan ibunya saat ia masih berumur 5 tahun dan sampai sekarang ia belum pernah bertemu lagi dengan ayahnya. Masih ada setitik harapan dalam diri Asta yang berharap ayahnya kembali. Namun, harapan itu sirna saat ia mendengar kabar bahwa ayahnya telah memiliki keluarga baru. Ia semakin terpuruk saat ibunya di panggil oleh sang kuasa meninggalkan Asta. Sendiri. Asta yang semula adalah anak yang rajin dan selalu menaati peraturan, sekarang menjadi anak nakal bahkan mirip seperti berandalan. Sampai suatu hari ia bertemu seorang perempuan yang mampu meluluhkan hatinya. Dia, Vierra Pelita. Gadis cantik dan lemah lembut yang menarik perhatian Asta. Apakah Vierra seseorang yang dikirim Tuhan untuk menyembuhkan luka Asta? Atau malah sebaliknya? Hallo, dengan Salma Tsaltsabillah di sini. Ini adalah cerita pertamaku dan cerita ini murni dari pemikiranku. Jadi, mohon maaf bila ada kesamaan nama orang, nama tempat, dll. Terimakasih.
Todos los derechos reservados
#105
asta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JAM 3 SORE
  • DANADYAKSA
  • DUNIA DAN SEJUTA LUKANYA
  • Memories Of Us [TAMAT]
  • Lack Of Attention [END]
  • Jodohku
  • Hujan di Langit Aresta
  • Efemeral
  • Asha's Notes [Tamat]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido