Story cover for Eclipse Kidnapping by xten4attention
Eclipse Kidnapping
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 11, 2023
A fantasy story by : Amaira S.





~
Mataku tertutup selama 40 hari setelah kejadian mengerikan lunar eclipse. Pada malam itu, aku tidak sadar bahwa aku tidak menemukan cahaya bulan sama sekali, yang pada saat itu aku ingin mengambil foto bulan. Dengan aku mengambil foto asal dari langit, akupun terperangkap dalam suatu masalah yang akan merubah hidup ku sampai aku mati.

Aku mengambil foto yang ternyata ialah penampakan langit, yang berhasil aku ambil di kamera ku, saat itu aku tak sengaja memotret makhluk yang sama sekali tidak aku kenal, dan aku tidak pernah melihat makhluk tersebut. 



Aku telah diculik, oleh kabut hitam yang memenuhi bayangan ku saat aku tidur. Kabut itu membawa tubuh ku ke tempat yang belum aku jelajah semasa hidup, dan pada saat itu aku tidak bisa melihat yang terjadi saat ini, namun aku bisa merasakan dan mendengar orang yang berinteraksi dengan ku selama 40 hari.

Aku pun sadar atas penglihatan ku yang telah kembali, disinilah kisah hidup baruku telah dimulai. 



.
.
.
Attention !
Don't use someone's creative ideas, use your common sense to write a story, this story has a fantasy nature. if kalian tidak menyukai cerita fantasy, tolong jangan dekat lapak ini. 
 🖤 ; Remind you of (Vote + Follow this Acc)

#Fantasy #Mythology #Dark > 15+ 
Est 2023.
All Rights Reserved
Sign up to add Eclipse Kidnapping to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] by AYA_MNK
25 parts Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
LumiNight [COMPLETED] by legacyofkalopsia
40 parts Complete
Bagaimana rasanya, bisa membaca perasaan manusia? Jika alismu berkerut dan protes bahwa emosi abstrak nan misterius itu hanya mampu dirasakan Tuannya, mungkin benar. Tidak ada yang tahu apa yang orang lain sedang rasakan. Jangankan kita, mereka yang mengalaminya pun terkadang tidak memahami perasaannya sendiri. Membuat sesuatu bernama hati menjadi sangat sulit untuk dipahami. Tapi di cerita ini, aku bisa memberitahumu bagaimana rasanya. Karena aku, bisa membaca perasaan manusia. Perkenalkan, aku Lumiere Roseanna. Pemilik empati luar biasa yang dapat menyentuh perasaan orang lain lalu terhubung dengan mereka. Aku dapat mengerti seseorang karena mampu melihat perasaannya. Kehidupan sosial dan percintaanku pun menjadi sangat mudah karena memiliki anugerah ini. Hidupku berjalan seperti yang telah kuprediksi. Tetapi, apa jadinya jika aku bertemu dengan seseorang yang tidak bisa menggunakan hatinya? Apa aku bisa menaklukkan perasaannya? Sambutlah dia, Night Febrian Arcapella. Tuan Malam Misterius dengan segala pesonanya. . . . 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮𝗻𝘆𝗮!!! ──────────────────────𓆩+𓆪 Cerita ini akan mengandung banyak unsur ke-UwU-an sekaligus alur rollercoaster yang mungkin dapat menyebabkan diabetes dan keterombang-ambingan hati. Harap diperhatikan untuk membaca saat sendirian serta di ruang tertutup, karena jika Anda tiba-tiba gemas atau senyum-senyum sendiri, nanti malah dianggap yang tidak-tidak oleh orang-orang di sekitar Anda:) Jangan lupa 𝙫𝙤𝙩𝙚, 𝙘𝙤𝙢𝙢𝙚𝙣𝙩 dan 𝙨𝙝𝙖𝙧𝙚 untuk lebih menghargai author ! 𓆩 Our Achievement this far 🥂 𓆪 𓆩+𓆪 1K readers on March 24, 2022 𓆩+𓆪 #5 out of 2.46k story in semesta [3/4/22] Terus support aku dan selamat membaca~ [FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] [PLAGIAT BOLEH ASAL SIAP NANGGUNG KARMA HEHW] [DIUSAHAKAN UPDATE CHAPTER SECEPATNYA KALAU TIDAK SIBUK]
You may also like
Slide 1 of 7
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
LumiNight [COMPLETED] cover
A Historical Story : From Side Character, Becomes Main   cover
A Gate for the Hell Away (Terbit) (end) cover
Love Hate Relationship (Zeedel) cover
Selenophile [END] cover
keadilan [On going] cover

Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

25 parts Ongoing

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT