We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARUNIKA
  • WpView
    Reads 47,141
  • WpVote
    Votes 4,809
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Arunika. Bagai cahaya matahari yang menyinari pagi, senyuman manisnya siap menghangatkanmu setiap hari. Gadis sopan berwajah cantik, si paling riang dan ambis menggapai semua mimpi. Jika kopimu pahit maka minumlah sambil melihat senyumnya ya itu dia, Nabila Arunika. Sejak kecil dia bersahabat dengan Anggis Daviera walau sempat terhalang jarak karena Nabila yang harus pindah ke luar kota, tapi pada akhirnya takdir kembali mempertemukan mereka di kampus yang sudah dimimpikan sejak lama. Nabila, dengan latar belakang keluarga cemara yang selalu melimpahkan kasih sayang untuknya kini dia tumbuh sebagai anak baik yang tak pernah kenal lelah untuk berjuang meraih mimpinya demi membahagiakan keluarganya dan salah satu mimpinya adalah menjadi seorang penyanyi. Hingga pada suatu hari di kampusnya diadakan sebuah ajang pencarian anggota band, apakah Nabila berhasil menjadi salah satu anggota band itu? bagaimanakah dinamika kehidupan Nabila setelah dia mengikuti ajang itu? akankah dia tetap dihujani kasih sayang atau justru dihujani hujatan? Please stay on this story, karena tidak semua kisah seindah yang kita bayangkan. ♡
All Rights Reserved
#57
panaroma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Nathalea
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (End)
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • I Became The Antagonist
  • TRAUMA
  • Aila: Atas Nama Cinta [TERBIT]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines