Cinta setelah Cinta

Cinta setelah Cinta

  • WpView
    LECTURAS 26,683
  • WpVote
    Votos 1,351
  • WpPart
    Partes 145
WpMetadataReadContenido adultoConcluida lun, may 13, 2024
WpInfo
Fanfic
Blackpink
BTS
Twice
Crossover
"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti terjadi. Pasti Jisoo akan pergi melabraknya atau melakukan sesuatu yang merugikannya. "Maafkan aku, Jisoo. Aku tidak bermaksud seperti itu," ucap Jennie dengan suara dibuat gemetar dan air mata kepalsuan yang sudah keluar dan membasahi pipinya. "Maaf? Apa maaf bisa menghapus semua perbuatanmu yang sudah keterlaluan ini?" ucap Jisoo sambil melangkah mendekati Jennie. Jisoo meraih tangan Jennie dengan kasar dan menariknya ke arahnya. Ia tidak bisa menahan amarahnya lagi. Dengan tiba-tiba, Jisoo menampar pipi Jennie dengan keras. "Jangan pernah mendekati Taehyung lagi. Aku tidak akan segan-segan untuk membuat hidupmu menjadi neraka jika kau masih terus menggoda suamiku, ingat itu!" Penasaran dengan kelanjutannya? baca sekarang!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CUDDLE
  • Unexpectedly Love || VSOO (✓)
  • Heal Me | Jensoo 🔚
  • Falling for You Again
  • WHO ARE YOU?
  • The Beautiful Wife
  • relationshit •• yuta x jisoo [tamat]
  • 𝐁𝐞𝐚𝐮𝐭𝐢𝐟𝐮𝐥 𝐋𝐢𝐞𝐬 𝐈𝐬 𝐓𝐡𝐞 𝐌𝐨𝐬𝐭 𝐏𝐚𝐢𝐧𝐟𝐮𝐥 𝐖𝐨𝐮𝐧𝐝
  • BUT, LET'S CALL IT DESTINY [END]
  • Love Me Hate Me [✓]
  • JOEVARSA
  • "KAWIN KONTRAK" [END]
  • A Romantic Story About Kim Jisoo (Jinsoo) Complete
  • Found You In My Room [JENSOO]
  • Like A Prince | kth kjs
  • With You
  • Soul Hijack (JENSOO) Completed √
  • From Amsterdam to Seongnam
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido