TUNDA
  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Ini Bukan indonesia. Pikir si pemuda, ia meremat koper besar berwarna hitam yang kulitnya sudah mengelupas pertanda usia koper itu sudah sangat tua di tambah design-nya sudah cukup ketinggalan di era zaman modern seperti ini. Terdiam seperti orang bodoh dia menatap kota London dengan tatapan kosong, tidak ada ambisi pun tidak ada kehidupan didalamnya. Baru saja kemarin ia kehilangan sosok seorang ayah hingga kemudian ia harus meninggalkan tanah air untuk mencari jati diri, tunggu, jati diri? tidak. Dia sedang lari dari luka yang terlalu dalam menurutnya. Ting. Sebuah suara notifikasi dari handphone androidnya. Ia menoleh sekilas melihat layar yang sudah menyala, disana notifikasi dari seorang gadis. Gadis itu, yang sudah lama ia cintai namun semesta masih saja belum membiarkan dia berjuang, belum pula memberikan tanda tentang dia akan diberi kesempatan. Si pemuda menghela napas lelah. Belum apa apa sudah lelah, Ini London! Bukan Indonesia, kamu akan mati bila lelah, maju! Tunjukkan pada ayahmu, pundakmu sudah siap berjuang. _______ "Kau sudah di London, Ryan. Dan masih si gadis kalimantan - Cina itu yang kau pikirkan?" Si pemuda tertawa kecil sembari merapikan pakaian di lemari kecilnya tanpa menatap layar laptop dimana seberang sana ada sahabatnya yang bercakap lewat layar canggih ini. "Si gadis masih di indonesia" Dia salah, pikir si pemuda. Gadis itu tidak sejauh apa yang ada di pikiran sahabatnya. Di luasnya London memang dia tidak akan menemukannya, sebab New York sedang memeluk gadisnya disana. Meskipun begitu, tetap saja. Gadis itu tidak jauh, untuk menemukan si gadis ia hanya perlu memejamkan matanya, merasakan hadirnya di bagian terdalam dirinya, mengingat setiap percakapan sederhana dimalam mereka melalui semuanya hingga fajar. Dia tidak jauh, si gadis telah menjadi bagian dari dirinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Heart
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • My First Experience
  • Dear London [COMPLETED]
  • D'TOPENG [ REVISI ALUR ]
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Ar'Gatha (selesai✔)
My Heart

" Bisakah kamu berjanji Delon, kalau kemanapun kamu pergi, kamu akan kembali kepadaku?" Adara gadis periang yang sejak kecil percaya bahwa Delon sahabatnya itu akan selalu bersamanya. " Aku berjanji akan memetik bintang itu untukmu Dara" Delon, dari kecil hingga remaja dunianya hanya berputar untuk Adara dan berjanji untuk selalu berada di sisi Adara. " Kenapa aku selalu melihat sorot kehilangan di matamu? bolehkah aku mengembalikan binar kebahagian di matamu Adara?" Dia Kenan, seseorang yang sangat peduli dengan kebahagiaan Adara. Apapun akan dilakukan Kenan asal Adara bahagia. " Aku selalu tersenyum untukmu, tapi ternyata senyummu tidak untukku Kenan" Karin hanya bisa menatap sediah, setiap Kenan menatap Adara dengan senyum lembut penuh perhatian. Ada perasaan iri menyelip dihatinya. " Aku tak tahu ini perasaanku atau orang dari masa lalumu. Namun aku bersungguh-sungguh, maafkan aku Adara. Aku mencintaimu" Arsen, seseorang yang diam-diam hatinya selalu berdebar untuk Adara. Cerita ini adalah kisah cinta dan persahabatan yang kadang pernah kita alami sendiri. cerita cinta manis, tetapi juga menyedihkan dan penuh rahasia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines