69 Tugas Nakal Dari Neraka

69 Tugas Nakal Dari Neraka

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 12, 2023
Seorang pemuda bernama Karma, terpilih untuk menyelasikan 69 Tugas Nakal dari neraka. DING!! [ Target ditemukan ] Sebuah layar hologram muncul. "Baiklah ini saatnya." Karma menjulurkan telapak tangannya, jarinya membentuk huruf V. Dia mendekatkan jarinya ke mata, ditatapnya seorang wanita yang mantap dari celah huruf V yang dibentuk jarinya. DING!! [ Skill : Penggetar Meky (Diaktifkan) ] Wanita itu mulai berjalan dengan tertatih-tatih, kedua pahanya sedikit menyilang, tangannya menyetuh tembok untuk mempertahankan keseimbangan. "Ahh. Apahh inihh?" wanita mantap itu berjalan sempoyongan. Wanita itu berjalan terburu-buru ke sebuah gang kecil, nafasnya terengah-engah, tangannya menutup mulut menahan desahan. Karma berjalan mendekati wanita itu, Karma meremas bagian depan celana miliknya. Karma tersenyum seraya berkata "Mana TAHAN!!!" dengan senyum lebar yang terlukis diwajahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • I'm only a side character
  • Menara Naga Kekacauan Primordial: Sistem Harem
  • Revolusi Reaksi [TAMAT]
  • Gairah Liar Pembantu Lugu 🔞
  • My Chiko
  • Hellbound With You
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines