Story cover for unbelievable by Mermaidliar99
unbelievable
  • WpView
    LECTURAS 3,236
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 3,236
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado sep 12, 2023
bukan untuk anak kecil🤚

" jadi, harus gue masukin yang mana ke lubang kecil lo itu?" Tanya Marvel sambil menatap gadis yang sedang menangis dengan wajah datar. Marvel memegang dildo dan vibrator dikedua tangannya.

" please Marvel. Gue minta maaf. Gue tadi hampir telat makanya nebeng ke Frank." Jawab Lyra dengan nada bergetar. Tubuhnya dingin karena ia tidak memakai sehelai benangpun. 

Marvel mendengkus. " sayang sekali gue gak nerima alasan apapun. Gue udah bilang berulang kali. Tapi keknya lo ngeyel banget ya?"

Marvel menatap tubuh Lyra dengan seduktif. Tubuh telanjang itu terbaring tak berdaya ditengah kasurnya dengan kaki dan tangan terikat diujung kasur. Baginya ini adalah pemandangan yang menakjubkan.

Marvel naik ke tempat tidur. Jari jemarinya mulai beraksi mengeksplor tubuh Lyra dengan lembut. Lyra menggelinjang geli saat jemari itu sampai ke bagian intinya. Jari itu menggesek pelan intinya dan seketika mendengkus.

" lo bahkan udah basah."


covernya dari pinterest😆🫶🏻
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir unbelievable a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#267lyra
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
The Tycoon's Scandal de cherryblossom0311
22 partes Concluida
⚠️⚠️⚠️ Cerita dewasa! Bukan bacaan anak kecil, sesuaikan usia kalian membaca ini! "Crys...." Crystal kembali menginterupsi ucapan Chiaki, ia menempatkan jadi telunjuknya di depan bibirnya dengan posisi vertikal. "Kau harus menurut, oke?" Apa-apaan? Menurut? Memakain es krim malam hari? Chiaki semakin terbengong-bengong saat menyaksikan Crystal meletakkan ember es krim di atas nakas, tetapi bukan itu yang membuat Chiaki terbengong-bengong. Yang paling menakjubkan adalah Crystal melucuti pakaiannya sendiri kemudian melucuti pakaian yang Chiaki kenakan dengan cara yang luar biasa berani seperti bukan Crystal yang selama ini ia kenal. "Crys, apa yang kau lakukan?" Crystal menyeringai. "Aku bilang tadi, 'kan?" Kerutan di kedua alis Chiaki bertambah dalam. "Tapi, untuk apa kau mengambil es krim?" Kulit pipi Crystal memerah dan demi Tuhan, Chiaki sangat menyukai setiap kulit pipi Crystal memerah, terlebih lagi mereka berdua telah polos. "A-aku hanya ingin menikmati es krim." Crystal meraih ember es krim. "Kau harus berbaring," ucap Crystal malu-malu. Meski pikirannya diselimuti dengan keheranan, Chiaki mengejawantahkan perintah Crystal juga, ia berbaring di atas tempat tidur. "Crys, jangan katakan...." "Itu benar," sahut Crystal, ia membuka penutup ember es krim lalu menyendok sedikit es krim, meletakkannya di atas dada Chiaki. Chiaki menggeram karena sensasi dingin yang melanda kulitnya. "Crys, akan kubalas kau." Crystal justru tertawa. "Kau ternyata rewel juga, ya?" Chiaki juga tertawa, tetapi dalam sekejap ia menggeram karena Crystal menjilati es krim yang ada di dadanya menggunakannya lidahnya membat Chiaki mencengkeram seprei dengan erat karena gairah menerpa dirinya setiap kali lidah Crystal yang menjelajahi kulitnya. Gadis itu meletakkan es krim di dadanya kemudian menjilatinya hingga es krim itu dengan cara yang sangat nakal, bahkan Crystal melumuri kejantanan Chiaki dengan es krim lalu menikmati es krim menggunakan lidahnya yang hangat.
Blame The Silence (END) de moosahara
9 partes Concluida Contenido adulto
Setelah kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya dan membuat adiknya koma, hidup Kierra porak poranda. Dengan bantuan sahabatnya, Kierra menjadi asisten pribadi seorang wanita cantik, dia mengubur mimpi untuk menyelesaikan gelar master dan mencari segala cara untuk membayar biaya pengobatan sang adik. "Kamu membutuhkan uang Kierra?" wanita cantik bermata teduh itu bertanya dengan lembut. "Jumlahnya cukup banyak." "Bukan cukup, tapi sangat banyak, tante." Kierra nyaris menangis. "Aku akan memberikannya cuma-cuma, bahkan aku akan memindahkan adikmu ke rumah sakit yang lebih baik." Mata Kierra menatap wanita itu tak percaya, tapi selalu ada syarat akan sebuah penawaran bukan begitu? "Jadilah kekasih anakku." Wajah Kierra memucat. Wanita itu tertawa, "Anak tiriku Keirra , umurnya hanya beberapa tahun di atasmu. Buat dia jatuh cinta denganmu." Kierra menggeleng dengan cepat, dia bukan wanita seperti itu. Itu sama saja melacurkan diri. "Dia tampan, keren dan menarik. Tidak sulit jatuh cinta padanya." Kierra menahan nafas, masih menggeleng. Dia tidak mau cara seperti itu. "Anakku itu, orang yang sulit." sepertinya penawarannya terlalu berat untuk seorang gadis putus asa seperti Kierra, wanita itu mengeluh. Kierra memiliki segalanya sebagai wanita. Tapi dia juga memiliki prinsip. Dengan usaha terakhir dia menunjukkan foto anak tirinya pada Kierra. Jantung Kierra berdetak cepat saat melihat foto itu. "A..aku mau."
Quizás también te guste
Slide 1 of 6
GHARIEL cover
The Tycoon's Scandal cover
My First Love [END] cover
The Price of Obedience cover
SURROGATE cover
Blame The Silence (END) cover

GHARIEL

52 partes Continúa Contenido adulto

1821+⚠️ * Mengandung kata kasar dan adegan dewasa. * Adegan tidak baik jangan dicontoh apalagi diperaktekkan.😰 * Ambil positifnya buang negatifnya. Jika semuanya negatif, ya nikmatin aja👺 Ini hanya fiktif! Suka baca, tidak suka tinggalkan. . . Ghariel Heleren Ellarios, dari segi fisik dan otak ia adalah lambang dari kesempurnaan. Laki-laki pemilik kesan kaku dan tak banyak ulah itu adalah salah satu siswa kebanggaan di sekolahnya. Namun tak seperti teman-temannya, Riel tak kaya. Ia hanyalah remaja yang menghabiskan dunia malamnya dengan berkerja sebagai petugas kebersihan di salah satu club malam di Ibukota. Riel terlihat tenang di luar, namun begitu kusut di dalam. Hingga demi uang, ia harus terlibat pekerjaan kotor yang membuatnya harus berurusan dengan salah seorang siswi yang paling tak ingin ia dekati bernama Eleanna. Awalnya Riel pikir semua akan berjalan dengan mudah, ia hanya tak perlu menggunakan perasaannya, bahkan mereka tak saling menyukai. "Lo bahkan gak bisa ciuman yang bener." Ya, awalnya...