unbelievable

unbelievable

  • WpView
    Dibaca 3,822
  • WpVote
    Vote 55
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Okt 10, 2023
WpInfo
Fiksi Penggemar
bukan untuk anak kecil🤚 " jadi, harus gue masukin yang mana ke lubang kecil lo itu?" Tanya Marvel sambil menatap gadis yang sedang menangis dengan wajah datar. Marvel memegang dildo dan vibrator dikedua tangannya. " please Marvel. Gue minta maaf. Gue tadi hampir telat makanya nebeng ke Frank." Jawab Lyra dengan nada bergetar. Tubuhnya dingin karena ia tidak memakai sehelai benangpun. Marvel mendengkus. " sayang sekali gue gak nerima alasan apapun. Gue udah bilang berulang kali. Tapi keknya lo ngeyel banget ya?" Marvel menatap tubuh Lyra dengan seduktif. Tubuh telanjang itu terbaring tak berdaya ditengah kasurnya dengan kaki dan tangan terikat diujung kasur. Baginya ini adalah pemandangan yang menakjubkan. Marvel naik ke tempat tidur. Jari jemarinya mulai beraksi mengeksplor tubuh Lyra dengan lembut. Lyra menggelinjang geli saat jemari itu sampai ke bagian intinya. Jari itu menggesek pelan intinya dan seketika mendengkus. " lo bahkan udah basah." covernya dari pinterest😆🫶🏻
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#43
marvel
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My First Love [END]
  • The Price of Obedience
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • The Tycoon's Scandal
  • Dirga & Aletta (21++)
  • Blame The Silence (END)

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan