Always In My Heart

Always In My Heart

  • WpView
    LECTURAS 200,870
  • WpVote
    Votos 15,134
  • WpPart
    Partes 64
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, dic 22, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"Jika kamu mau mommy berhenti menjodohkanmu, segera cari calon istrimu dan perkenalkan pada mommy. Mommy janji selama itu bukan teman kencan semalam atau wanita yang hanya kamu bayar untuk memainkan peran itu, mommy akan menerimanya." "Bahkan jika wanita itu seorang pembantu?" "Jangan bercanda dan jangan membuat emosi mommy kembali naik. Mommy hanya ingin kamu bahagia." "Ya, beri aku waktu dan jika saatnya tiba, aku pasti akan membawa wanita itu kehadapan kalian." Kata Lucas dengan mantap. Wanita bergaun putih itu berbalik, Lucas tertegun dalam hitungan detik ketika tatapannya bertemu dengan tatapan juga senyum wanita muda yang sekarang berdiri dihadapannya dengan heran. "Luke, perkenalkan dia adalah Aleta. Aku sudah susah payah mengundangnya untuk bisa menjadi bintang tamu acara ini, jangan membuatnya takut dengan sikapmu sekarang." Luke tersenyum, "Maaf, kelihatannya anda memilih bintang tamu yang tepat." "Lucas." Kata Lucas sambil mengulurkan tangan yang langsung disambut, "Aleta" "Nama yang unik." Kata Lucas, melihat Aleta mengangkat kedua bahunya lalu berkata, "Pemberian orang tua, tidak ada pilihan selain menerimanya." "Bukan nama profesi?" Tanya Lucas. Aleta menggeleng, "Bukan." Apakah Aleta adalah wanita yang akan menjadi pasangan sejatinya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • KANKSA
  • Feeling (Jjk - Iny) [Complete]
  • Step Brother(seventeen)
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • [BL End]I am Married to a Mute
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Silent, Please! (Re-up)
KANKSA

CERITA SUDAH TAMAT DAN MASIH LENGKAP, SILAKAN DIBACA!!! WARNING!!! UNTUK DEWASA 21+++ BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN ----------+++++------------ "Pokoknya kalau kita udah nikah besok, kita nunda punya momongan dulu ya, aku mau pacaran dulu sama kamu," ucap Bima sambil memegang tangan Luna, pacarnya. "Nggak boleh gitu sayang, namanya nikah salah satu tujuannya itu ya punya keturunan," jelas Luna. "Kan aku bilangnya nunda, bukan tidak mau punya," Bima masih tetap pada ucapan awal. "Tetap tidak boleh, diralat buruan, dikasih cepat Alhamdulillah, ditunda ya tetap Alhamdulillah, pamali tau mendahului takdir," Luna jadi was-was. "Gitu ya, habisnya aku masih pengen banget berdua sama kamu sayang," Bima semakin intens menggenggam tangan Luna. "Iya sayang, kamu pulang dulu gih, nanti dicariin Umik." "Sini dulu dong," Bima merengkuh pinggang Luna supaya lebih dekat. Tangannya aktif mengangkat dagu Luna, mau tidak mau kedua mata bertemu. Saling berpandangan dan saling mendamba. Sebelum setan berhasil menguasai akal pikir, Luna buru-buru sadar. Melepas pelukan Bima yang sorotnya menahan sesuatu. Luna tersenyum, memberikan gestur angka satu yang dia tempel di bibir Bima, "sabar sayang." "Luunn, nikah yukkkk," ucap Bima. * Makanya kalau ngomong tuh yang baik-baik. Meskipun tidak serius, tapi alam semesta mendengar apa yang sedang manusia bicarakan. Bahkan sampai usia pernikah berjalan delapan bulan, Alunan dan Bimasena masih belum menggendong buah cinta mereka berdua. Dan orang tua masing-masing mulai resah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido